Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Wraspati Paing Tambir: Aktivitas Ini yang harus Dihindari Menurut Kalender Bali

Putu Agus Adegrantika • Kamis, 28 September 2023 | 06:00 WIB
PANTANG: Ada beberapa aktivitas yang sebaiknya dihindari dilakukan pada hari Wraspati Paing Tambir, karena diyakini membawa dampak buruk dan kegagalan.
PANTANG: Ada beberapa aktivitas yang sebaiknya dihindari dilakukan pada hari Wraspati Paing Tambir, karena diyakini membawa dampak buruk dan kegagalan.

BALI EXPRESS - Kalender Bali membawa pesan tentang kebaikan dan kesesuaian dalam menjalankan aktivitas.

Dikutip dari m.kalenderbali.org, berikut adalah panduan untuk kegiatan yang baik dan tidak baik pada Wraspati Paing Tambir:

  1. Banyu Urug: Cocok untuk membuat bendungan, tetapi sebaiknya tidak digunakan untuk membuat sumur.
  2. Kala Kilang-kilung: Ideal untuk menciptakan berbagai seni seperti pembuatan barong, membuat sok (bakul), dan anyaman-anyaman kreatif.
  3. Kala Macan: Sesuai untuk pembuatan objek yang menakutkan, seperti tombak, keris, atau hiasan menakutkan lainnya. Namun, hindari berbicara yang tidak perlu pada hari ini.
  1. Kala Mereng: Tidak disarankan untuk aktivitas pertanian.
  2. Kala Prawani: Hari ini dianggap kurang baik untuk semua jenis aktivitas, dan sebaiknya dihindari.
  3. Kala Sudangastra: Cocok untuk membuat alat-alat yang tajam atau runcing.
  4. Kala Temah: Sebaiknya dewasa ayu menjauhi aktivitas pada hari ini.
  5. Panca Prawani: Tidak disarankan untuk dewasa ayu melakukan kegiatan apa pun.
  6. Epedan: Cocok untuk membuka lahan pertanian baru, tetapi hindari membuat peralatan dari besi.
  7. Purwani: Tidak disarankan untuk aktivitas dewasa.
  8. Salah Wadi: Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti upacara pernikahan, mapendes, potong rambut, dan sejenisnya. Juga tidak cocok untuk Pitra Yadnya seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dll.
  1. Sri Murti: Ideal untuk mempersembahkan yadnya kepada Dewi Sri di lumbung, menghormati dewi kesuburan.
  2. Sri Tumpuk: Cocok untuk mencari burung atau kegiatan lain yang melibatkan pemikatan burung.

Ingatlah bahwa dalam budaya Bali, hari-hari ini memiliki makna dan pengaruh tersendiri, dan masyarakat sering mengikutinya untuk memastikan kesuksesan dan kesejahteraan dalam aktivitas mereka.

Editor : Nyoman Suarna
#kalander bali #Wraspati Paing Tambir #Aktivitas