BALI EXPRESS - Kalender Bali membawa pesan tentang kebaikan dan kesesuaian dalam menjalankan aktivitas.
Dikutip dari m.kalenderbali.org, berikut adalah panduan untuk kegiatan yang baik dan tidak baik pada Wraspati Paing Tambir:
- Banyu Urug: Cocok untuk membuat bendungan, tetapi sebaiknya tidak digunakan untuk membuat sumur.
- Kala Kilang-kilung: Ideal untuk menciptakan berbagai seni seperti pembuatan barong, membuat sok (bakul), dan anyaman-anyaman kreatif.
- Kala Macan: Sesuai untuk pembuatan objek yang menakutkan, seperti tombak, keris, atau hiasan menakutkan lainnya. Namun, hindari berbicara yang tidak perlu pada hari ini.
- Kala Mereng: Tidak disarankan untuk aktivitas pertanian.
- Kala Prawani: Hari ini dianggap kurang baik untuk semua jenis aktivitas, dan sebaiknya dihindari.
- Kala Sudangastra: Cocok untuk membuat alat-alat yang tajam atau runcing.
- Kala Temah: Sebaiknya dewasa ayu menjauhi aktivitas pada hari ini.
- Panca Prawani: Tidak disarankan untuk dewasa ayu melakukan kegiatan apa pun.
- Epedan: Cocok untuk membuka lahan pertanian baru, tetapi hindari membuat peralatan dari besi.
- Purwani: Tidak disarankan untuk aktivitas dewasa.
- Salah Wadi: Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti upacara pernikahan, mapendes, potong rambut, dan sejenisnya. Juga tidak cocok untuk Pitra Yadnya seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dll.
- Sri Murti: Ideal untuk mempersembahkan yadnya kepada Dewi Sri di lumbung, menghormati dewi kesuburan.
- Sri Tumpuk: Cocok untuk mencari burung atau kegiatan lain yang melibatkan pemikatan burung.
Ingatlah bahwa dalam budaya Bali, hari-hari ini memiliki makna dan pengaruh tersendiri, dan masyarakat sering mengikutinya untuk memastikan kesuksesan dan kesejahteraan dalam aktivitas mereka.
Editor : Nyoman Suarna