BALI EXPRESS - Setiap individu yang lahir ke dunia membawa karakteristik tersendiri yang sering kali terkait dengan tanda zodiak.
Seperti dikutip dari m.kalenderbali.org, berikut adalah ramalan karakteristik bagi individu yang lahir pada Buda Paing Uye:
Dwi Wara: Menga (Terbuka)
Orang yang lahir pada hari ini cenderung terbuka dan ramah.
Tri Wara: Pasah (Periang, senang bicara, senang membohongi teman-temannya)
Mereka memiliki sifat periang, suka berbicara, namun kadang-kadang suka membohongi teman-teman mereka.
Catur Wara: Sri (Senang menyanjung/memuji. Hatinya damai dan bersih)
Mereka senang memberikan pujian dan pujian kepada orang lain. Mereka memiliki hati yang damai dan bersih.
Panca Wara: Paing (Rajin, tetapi sering bengong-bengong/melamun. Namun demikian kemauannya serius)
Orang-orang yang lahir pada Panca Wara Paing adalah rajin, tetapi kadang-kadang mereka terlalu banyak berfikir atau melamun. Meskipun begitu, mereka serius dalam keinginan mereka.
Sad Wara: Tungleh (Senang berbohong, berbuat memalukan. Selalu bimbang. Tidak cocok menanam tanaman yang dipanen daunnya)
Mereka cenderung suka berbohong, berperilaku memalukan, sering merasa bimbang. Tidak cocok untuk menanam tanaman yang dipanen daunnya.
Sapta Wara: Buda (Pikirannya bersih, tidak jahat, susila/sopan santun. Senang menabung)
Individu dengan tanda ini memiliki pikiran yang bersih dan tidak jahat. Mereka cenderung sopan santun dan senang menabung.
Asta Wara: Ludra (Sering marah dan sering sakit-sakitan)
Orang yang lahir pada Asta Wara Ludra sering kali marah dan rentan terhadap masalah kesehatan.
Sanga Wara: Nohan (Hatinya damai. Tidak suka membuat keributan. Lambangnya Candra/Bulan)
Mereka memiliki hati yang damai dan tidak suka menciptakan keributan. Simbol mereka adalah bulan.
Dasa Wara: Manusa (Sering menderita kesusahan atau sedih)
Individu dengan tanda ini sering mengalami kesulitan atau kesedihan.
Wuku: Uye (Dewa Kuwera, Tindakannya tegas, tak banyak bicara, pandai sekali, tapi ingatannya sering lupa, tutur katanya halus dan menarik, pandai mengambil hati orang. menghindari persoalan-persoalan yang ruwet, murah hati, rejekinya baik, tapi sangat cemburu)
Orang-orang yang terpengaruh oleh Wuku Uye adalah tegas dalam tindakan mereka, jarang bicara, sangat pandai, tetapi sering kali lupa.
Mereka memiliki bicara yang halus dan menarik, serta pandai dalam mendapatkan simpati orang lain.
Mereka cenderung menghindari masalah-masalah yang rumit, murah hati, dan memiliki rejeki yang baik, meskipun mereka juga rentan terhadap rasa cemburu.
Lintang: Gajah Mina (Prilakunya sangat hati-hati terhadap pekerjaan yang sedang ditekuninya sehingga sedikit adanya kesalahan. Pandai menafsirkan keadaan teman dan senang mendalami ajaran agama, walaupun kadang kala mempunyai pikiran ragu. Senang mencari kesalahan teman)
Mereka yang lahir di bawah pengaruh Lintang Gajah Mina cenderung sangat hati-hati dalam pekerjaan mereka sehingga jarang membuat kesalahan. Mereka pandai dalam membaca situasi teman-teman mereka dan senang mendalami ajaran agama, meskipun kadang-kadang mereka memiliki pikiran yang ragu. Mereka juga cenderung mencari kesalahan teman-teman mereka.
Purnama-Tilem: Penanggal 4 (Cerdik bicaranya, banyak cita-citanya yang baik, ingatannya bagus)
Mereka yang lahir pada penanggal 4, yang juga dikenal sebagai Purnama-Tilem, memiliki sifat cerdas dalam bicara, banyak cita-cita yang baik, dan ingatan yang baik.
Eka Jala Resi: Buat suka (Dapat senang)
Orang yang dipengaruhi oleh Eka Jala Resi cenderung mudah merasa senang.
Pararasan: Laku air (Lemah lembut budinya, sopan santun budi pekertinya, banyak angan-angan, sejuk perintahnya, kelak akan mampu menjadi pemimpin, kencang budinya bila berbantahan, tidak puas kalau kehendaknya dihalangi, bila berkeluarga sering bertengkar)
Mereka yang dipengaruhi oleh Pararasan, atau Laku air, memiliki karakter lemah lembut dalam budaya mereka, sopan santun dalam tindakan, banyak angan-angan, dan memiliki kepemimpinan yang potensial.
Mereka cenderung kuat dalam argumen, tidak puas jika kehendak mereka dihalangi, dan sering bertengkar saat berkeluarga.
Panca Suda: Wisesa segara (Suka dan banyak memberi ampun. Lurus budinya, dalam perasaanya, besar pengaruhnya)
Orang-orang yang terlahir pada Panca Suda cenderung suka memberi ampun dan memiliki budi pekerti yang lurus. Mereka memiliki pengaruh yang besar.
Pratiti Samut Pada: Upadana (Pemberani cinta kasih pada masyarakat suka tidur tanpa arah lakunya bicaranya menyenangkan, dermawan, mudah dapat pekerjaan. Berbahaya pada umur 9 hari, 2 bulan, dan 9 tahun. Meninggal pada pratiti Bhawa)
Individu yang dipengaruhi oleh Pratiti, atau Upadana, adalah pemberani dan memiliki cinta kasih terhadap masyarakat.
Mereka cenderung tidur tanpa arah yang jelas, memiliki bicara yang menyenangkan, dermawan, dan mudah mendapatkan pekerjaan.
Mereka harus berhati-hati pada usia 9 hari, 2 bulan, dan 9 tahun karena ada potensi bahaya. Prediksi kematian mereka adalah pada pratiti Bhawa.
Saat dewasa, mereka memiliki kehidupan yang cukup baik karena pihak lain akan bersimpati, meskipun mungkin akan ada sedikit pengorbanan dan pemborosan.
Editor : Nyoman Suarna