BALIEXPRESS.ID - Kisah Ramayana yang sarat nilai-nilai religius, kepemimpinan, etika, sosial, dan lain sebagainya tak lekang meski dunia mengalami perkembangan pesat di berbagai bidang.
Nilai-nilai kisah Ramayana tersebut menjadi inspirasi bagi bangsa di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.
Terkait hal itu, Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar - Bali kembali melaksanakan International Conference on Hindu Studies (ICOHIS) tahun 2025.
Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si mengenang, kisah Ramayana kerap dituturkan oleh sang kakek ketika dirinya masih kecil.
“Sebelum tidur, beliau menceritakan kisah Ramayana. Bahkan dalam berbagai kegiatan sehari-hari, juga kami diingatkan tentang bagaimana meneladani sikap Sang Rama,” ujarnya di sela membuka 4th ICOHIS di Ashram Paramadhama Denpasar, Selasa (25/2).
Nilai-nilai yang terkandung dalam kisah tersebut, lanjutnya menginspirasi dirinya hingga saat ini, baik dalam hal religiusitas, kepemimpinan, etika, sosial, dan lain sebagainya.
Bahkan ketika ia berkunjung ke beberapa negara tahun lalu, kisah maupun nilai-nilai Ramayana kerap ditampilkan maupun diperbincangkan.
“Apalagi di Indonesia, khususnya di Bali, kisah Ramayana telah melekat dalam seni maupun budaya, seperti seni tari, lukis, rupa, wayang, kakawin, dan lainnya, sehingga secara langsung maupun tidak juga berdampak pada pariwisata,” paparnya.
ICOHIS keempat dengan tema ‘The Relevance of Rāmāyaṇa in Navigating the Complexities of Modern Society’ menurut mantan Ketua PHDI Bali tiga periode tersebut, sejalan dengan perkembangan kehidupan masyarakat saat ini.
Dunia dan masyarakat menghadapi tantangan global yang menuntut kemampuan bertahan dan berinovasi.
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk karakter dan membangun kemampuan Sumber Daya Manusia.
“Dan nilai-nilai kisah Ramayana ini tetap bisa menjadi inspirasi dan pedoman bagi kita, sehingga senantiasa perlu dituturkan dan diajarkan dari generasi ke generasi,” ujar tokoh asal Karangasem ini.
Prof. I Gusti Ngurah Sudiana menyebut, tema terkait Ramayana sudah dibahas dalam tiga kali pelaksanaan ICOHIS. ICOHIS pertama pada 2022 bertema 'Ramayana : Its Spread and Contribution to Worlds Civilization’.
Kemudian ICOHIS kedua pada 2023 bertema ‘Exploring the Teachings of Yoga in Life: Bridging Education, Culture, and Tourism’. ICOHIS ketiga pada 2024 bertema "Rama in Cultural and Social Contexts.
Pihaknya pun berterima kasih atas kontribusi semua pihak selama ini, sehingga agenda tahunan ini bisa berjalan secara kontinyu.
Pada kesempatan kali ini Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar berterima kasih kepada Ketua Yayasan Dharma Sthapanam, Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd berserta jajaran.
Para narasumber, di antaranya Dr. I Made Darmayasa, MA; Dr. Ravindra Mishra Katyayan; Dr. Puspa Singh; dan Dr. Banwarilal Jajodia.
Demikian pula para pembicara yang telah berkenan menyumbangkan ide dan pemikirannya, panitia yang telah bekerja keras, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Ketua Yayasan Dharma Sthapanam, Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd pada kesempatan itu menyambut hangat pelaksanaan ICOHIS di Ashram Paramadhama.
Ia berharap kedepannya kerja sama yang terjalin bisa berjalan secara kontinyu.
Sementara itu, Ketua Panitia Dr. I Made Arsa Wiguna, SST. Par., M. Pd. H. didampingi Sekretaris, Dr. Ni Luh Ersania, S.Ag., M.Fil.H menerangkan, ICOHIS kali ini dilaksanakan selama dua hari.
Pada hari pertama, dilaksanakan pembukaan di Ashram Paramadhama, Denpasar.
Selanjutnya, hari kedua, Rabu (26/2) dilaksanakan konferensi di UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kampus Bangli.
Ratusan peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini, mulai dari kalangan akademisi, praktisi, tokoh agama, mahasiswa, dan lainnya.
“Kami berharap kegiatan berlangsung dengan lancar dan kita semua bisa sharing pengetahuan maupun pengalaman mengenai nilai-nilai yang terkandung dalam Ramayana untuk bisa diaplikasikan dalam berbagai sendi kehidupan,” tandasnya.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut, Wakil Rektor II UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Dr. I Nyoman Alit Putrawan, S.Ag., M.Fil. H; Kepala Biro AAKK, Dra. Ni Wayan Rustawati, M.Ag.
Kepala Biro AUPK, Dr. Drs. Ida Bagus Gede Subawa, M.Si, Dekan Fakultas Dharma Duta, Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag; Dekan Fakultas Dharma Acarya, Dr. Ni Komang Sutriyanti, S.Ag., M.Pd.H.
Wakil Dekan III Fakultas Brahma Widya, Dr. I Made Adi Surya Pradnya, S.Ag., M.Fil. H, para pejabat lainnya, dosen, pegawai, forum alumni, serta mahasiswa. *
Editor : Putu Agus Adegrantika