Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lima Kewajiban Seorang Pemimpin dalam Hindu

Putu Agus Adegrantika • Kamis, 13 Maret 2025 | 14:34 WIB

ILUSTRASI : Seorang pemimpin melaksanakan rapat.
ILUSTRASI : Seorang pemimpin melaksanakan rapat.

BALIEXPRESS.ID - Seorang pemimpin harus bisa atau mampu memimpin masyarakat yang dipimpinnya. Oleh karena itu seperti Raja Harjuna Sasrabahu, merumuskan ilmu kepemimpinan yang dikenal dengan Panca Sthiti Dharmaning Prabhu ( lima kewajiban Sang Pemimpin).

Hal tersebut diungkapkan oleh Penyuluh Agama Hindu, Aris Widodo, Pertama terdapat  Ing Ngarsa Sung Tulada.

Maksudnya seorang pemimpin sebagai seorang yang terdepan dan terpandang senantiasa memberikan panutan-panutan yang baik sehingga dapat dijadikan suri tauladan bagi masyarakat.

Ing Madya Mangun Karsa. “Seorang pemimpin di tengah-tengah masyarakatnya senantiasa berkonsolidasi, memberikan bimbingan dan mengambil keputusan dengan musyawarah dan mufakat yang mengutamakan kepentingan masyarakat,” papar Aris.

Tut Wuri Handayani, seorang pemimpin senantiasa memberikan dorongan, motivasi dan kesempatan bagi para Generasi Mudanya atau anggotanya untuk melangkah ke depan tanpa ragu-ragu. 

Sakti Tanpa Aji, yaitu seorang pemimpin tidaklah selalu menggunakan kekuatan atau kekuasaan di dalam mengalahkan musuh-musuh atau saingan politiknya.

Namun berusaha menggunakan pendekatan pikiran (Viveka), lobbying, sehingga dapat menyadarkan dan disegani pesaing-pesaingnya.

Sedangkan terakhir ada Maju Tanpa Bala, maksudnya  pemimpin sebagai seorang Ksatria senantiasa berada terdepan di dalam mengorbankan tenaga, waktu, materi, pikiran bahkan jiwa raganya sekalipun untuk kesejahteraan dan kelangsungan hidup masyarakat.

Hal itulah yang juga harus diperhatikan oleh semua pemimpin karena dengan kepemimpinan yang selalu berada di tengah-tengah masyarakat ataupun selalu memperhatikan masyarakat yang dipimpinnya.

Dengan semua keahlian yang dimiliki untuk memimpin masyarakat sehingga masyarakat betul-betul merasa diayomi dan dapat perlindungan yang sama seluruh masyarakat tanpa pandang bulu. *

Editor : Putu Agus Adegrantika