Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kantor Cabang BNI di Amlapura Tutup, 12 ATM Off Sejak 22 September

I Putu Suyatra • Senin, 25 Desember 2017 | 14:43 WIB
Kantor Cabang BNI di Amlapura Tutup, 12 ATM Off Sejak 22 September
Kantor Cabang BNI di Amlapura Tutup, 12 ATM Off Sejak 22 September

BALI EXPRESS, AMLAPURA - Pemerintah menegaskan bahwa wilayah yang berada luar 22 desa yang sudah ditetapkan, dipastikan aman dari status Awas Gunung Agung. Meski demikian, Kantor Cabang BNI Amlapura, berada di Jalan A.Yani, Amlapura belum berani membuka kembali kantor pelayanannya. Kantor BNI Cabang Amlapura masih tutup. Padahal, lokasi kantor cabang perbankan plat merah itu berada di wilayah Kelurahan Subagan, atau di luar 22 desa yang dimaksud.


Pun demikian juga dengan sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI masih banyak tutup di Karangasem. Ada sebanyak 12 ATM BNI di wilayah Karangasem di-off-kan alias tak beroperasi. Kepala Cabang BNI Singaraja,  Nyoman Sukarya mengakui hal itu ditemui Minggu (24/12) kemarin. Akibat kondisi itu, sejumlah nasabah BNI mengeluh. Mereka kesulitan transaksi.


Sukarya mengatakan sejumlah ATM BNI off sejak Gunung Agung status Awas pada 22 September lalu.  Perbankan tersebut ikut panik karena saat itu warga Karangasem, termasuk yang berada di zona aman berduyun-duyun mengungsi. Sehingga, pihak BNI memilih mengosongkan ATM, dan kantor cabangnya ditutup.  Untuk sementara, pelayanan BNI Amlapura pindah ke Candidasa. “Di sana juga tidak ada kantor.  Di sana pelayanan sementara, pakai mobil. Namanya BNI layanan gerak,” tegas kepala cabang yang juga mewilayahi Amlapura dan Negara itu. Disinggung terkait lokasi 12 ATM yang di-off-kan, Sukarya menyebutkan tersebar di wilayah Karangasem. “Itu ada di Kota Amlapura sampai Amed (Kecamatan Abang). Ada  yang memang di wilayah bahaya,” sebut Sukarya.


Pemimpin BNI Wilayah Bali, NTB, NTT Putu B. Krisna membantah pihaknya ketakutan mengoperasikan kantor cabang di Kota Amlapura, termasuk sejumlah ATM yang sebenarnya berada di luar 22 desa. Agar tidak benturan dengan kampanye pemerintah yang menegaskan bahwa di luar 22 desa masuk zoan aman, maka Kantor BNI Cabang Amlapura segera dibuka kembali. “Kami bukannya khawatir ya, namun karena saat itu warga di sana (areal kantor BNI) banyak mengungsi, jadi kantor ditutup sementara,” dalihnya. Saat terjadi bencana alam, lanjut dia, ada tiga hal yang dipikirkan BNI. Yakni membantu mereka yang ada di kawasan bencana, memastikan pegawai BNI dalam posisi aman, serta mengamankan aset. “Karena di luar 22 desa sudah dinyatakan aman, kami akan buka kembali,” tegas dia lagi. 

Editor : I Putu Suyatra
#gunung agung