AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pengepul buah rambutan di Desa Bukit, Kecamatan Karangasem sedang untung. Di musim hujan ini, pohon-pohon rambutan di Bukit sedang berbuah banyak. Walhasil pengepul setempat dapat permintaan cukup banyak dari pedagang buah di Lombok, NTB.
Rambutan lokal Bali cukup mendapat perhatian di pulau tetangga. Makanya pengepul di Desa Bukit wajib menyiapkan lima sampai 10 keranjang untuk dikirim ke Lombok. "Satu keranjang beratnya 60 kg. Per kilo harganya Rp 7.500," ujar Sarimunah, Kamis (19/3).
Sarimunah mengakui, pedagang di Lombok meminati rambutan Bali. Buahnya yang tidak terlalu kecil, manis, namun kadar airnya tak begitu banyak jadi alasan.
Satu pohon rambutan dapat menghasilkan dua sampai tiga keranjang. Ada 10 orang lebih yang menjadi pengepul buah rambutan. Tidak hanya mengirim ke Lombok, tapi juga dikirim ke Denpasar, Singaraja, dan pasar-pasar lokal Karangasem.
Begitu juga Ni Ketut Juni, yang mendapat pesanan dari Lombok untuk mengirim tujuh keranjang rambutan. Satu keranjang dia jual Rp 300 ribu. Sehari dia bisa mengumpulkan sekitar 500 kg buah dari beberapa pohon.
"Ini termasuk meningkat harganya dari biasanya. Apalagi jelang Galungan bisa mencapai Rp 8.000 per kilogram. Pengiriman ke Lombok juga tidak terlalu ketat. Dibayar lumayan dan tidak perlu sortir. Tapi saya jamin kualitas buahnya jarang ada yang rusak," kata Juni.
Editor : I Putu Suyatra