BADUNG, BALI EXPRESS – Sebagai bentuk komitmen dalam partisipasi aktif membangun pariwisata di Bali, satu per satu industri pariwisata secara persisten dan konsisten mengembalikan kepercayaan para tamu. Khususnya pasar domestik terhadap pariwisata Bali dengan tidak berdiam diri selama pandemi. Dari sinilah, salah satu penyedia jasa pariwisata ini, melihat sebagai opportunity untuk menyelesaikan program ‘hotel major renovation’ properti mereka, The Vira Bali Boutique Hotel & Suite.
Pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020 di Indonesia menyebabkan hampir seluruh sektor usaha mengalami penurunan yang cukup signifikan, terutama bisnis di bidang pariwisata dan perhotelan. Sebagian pelaku usaha di bidang perhotelan, banyak yang dengan terpaksa menutup sementara usahanya akibat pembatasan mobilitas manusia untuk mencegah penularan virus Covid-19.
Namun dengan keoptimisannya, AWANNGROUP sebagai operator boutique hotel justru lahir pada saat situasi krisis melanda. Dengan kesuksesan membangun properti terbaru di Semarang, yakni Awann Sewu Boutique Hotel & Suite. “AWANNGROUP juga berkomitmen untuk mengembalikan kepercayaan para tamu, khususnya pasar domestik terhadap pariwisata Bali melalui salah satu properti kami, The Vira Bali Boutique Hotel & Suite,” ujar Direktur Utama AWANNGROUP, Albert Dwijaya pada acara Re-Opening Ceremony Hotel bersamaan dengan Ceremonial Pembukaan WAGA Resto Cabang Bali bertema ‘Bali Bangkit, Cahaya Vira’, Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung, Rabu (8/12).
Pada kesempatan tersebut, dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali yang saat itu diwakilkan oleh Kabid Inparekraf Provinsi Bali, Ni Nyoman Ayu Andriani, Kabid Industri Pariwisata Kabupaten Badung, Ngakan Tri, dan Pengurus Bidang Legal, PHRI Bali, Komang Sutama.
Wakil Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabid Inparekraf Provinsi Bali, Ni Nyoman Ayu Andriani mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap industri pariwisata, tidak terkecuali sektor perhotelan dan restoran. Dimana, tingkat hunian hotel di Bali sejak pandemi mengalami penurunan yang sangat tajam, baik hotel berbintang maupun hotel non bintang.
Maka dari itu bagi pelaku usaha disamping lebih kreatif dan inovatif, dituntut juga dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan terhadap konsumennya dengan melakukan sertifikasi CHSE. Kemudian juga mengikuti penggunaan aplikasi PeduliLindungi, melakukan vaksinasi bagi tenaga kerjanya dan menyediakan sarana-prasarana protokol kesehatan secara disiplin bagi karyawan dan wisatawannya.
Pihaknya pun mengapresiasi dibukanya kembali The Vira Bali Boutique Hotel & Suite dan WAGA Resto Cabang Bali. Ia berharap, dengan dibukanya salah satu penyedia jasa pariwisata ini, dapat meningkatkan jumlah hotel dan restoran yang berkualitas di Bali. “Sehingga kita siap menyambut wisatawan yang berkualitas pula sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Selamat atas dibukanya, semoga dapat memberikan pelayanan yang prima kepada wisatawan,” pesannya.
Sementara itu, berbeda dengan kebanyakan hotel di Bali, The Vira Bali Boutique Hotel & Suite tidak pernah memberhentikan operasional hotelnya. “Kegiatan pariwisata dan jumlah wisatawan di Bali selama dua tahun terakhir memang menurun drastis. Tetapi kami tetap optimis untuk membangkitkan kembali keadaan pariwisata Bali dengan memastikan protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat dan meningkatkan standar kebersihan hotel,” jelas General Manager The Vira Bali Boutique Hotel & Suite, Puri Angelina.
Editor : I Dewa Gede Rastana