Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dikelola Pasutri Bisu-Tuli, Nasi Kuning Ibu Suri Dialog dengan Tulisan

I Komang Gede Doktrinaya • Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:30 WIB
DISABILITAS : Valentino, pemilik stand Warung Nasi Kuning Tuli Bu Suri ikut pameran UMKM di Gedung Maria Tabanan. Kusuma Yoni/Bali Express
DISABILITAS : Valentino, pemilik stand Warung Nasi Kuning Tuli Bu Suri ikut pameran UMKM di Gedung Maria Tabanan. Kusuma Yoni/Bali Express
TABANAN, BALI EXPRESS- Dari puluhan stand kuliner yang mengikuti Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terkait HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Gedung Kesenian Ketut Maria, Tabanan, ada satu stand yang jadi perhatian, yakni stand Nasi Kuning Tuli milik Ibu Suri.

Yang unik dari stand binaan Dinas Sosial Kabupaten Tabanan ini, pemiliknya pasangan suami istri (pasutri) Valentino dan Suriani yang merupakan pasangan bisu tuli.

Ketika diajak bercakap-cakap pengunjung, mereka menggunakan alat bantu kertas dan pulpen. Valentino menceritakan sudah membuka usaha kuliner ini sejak tahun 2015. "Saya sudah berjualan sejak tahun 2015, ini adalah salah satu upaya saja untuk bertahan hidup, awalnya adalah usaha rumahan, namun seiring berjalan waktu akhirnya saya dan istri bisa punya warung kecil yang beralamat di Jalan Tukad Balian, Banjar Anyar, Kediri," jelasnya, melalui tulisan di kertas, Selasa (8/9).

Usaha warung ini, dilanjutkan Valentino tidak saja menjual nasi kuning, tapi juga beberapa jenis jajanan pasar dan beberapa jenis minuman kekinian, seperti es telang, boba, cappucino cincau dan lain sebagainya.

Valentino yang sudah memiliki dua orang anak ini, mengaku selain melayani pasar offline, juga menjangkau pasar online. "Untuk pasar online ini, kami juga menggunakan aplikasi grabfood dan lain sebagainya yang sudah diseauaikan untuk orang dengan keterbatasan seperti kami," paparnya.

Lantas bagaimana respon dari konsumen dengan kondisi mereka? Ketika ditanya demikian, Valentino mengaku selama ini tidak memiliki hambatan. Karena Valentino sudah memasang tulisan tentang kondisi mereka, sehingga aktivitas komunikasi bisa dilakukan dengan baik.

Terkait pemberdayaan kaum disabilitas di Kabupaten Tabanan ini, Sekretaris Dinas Sosial Tabanan, Ni Made Murjani mengatakan melibatkan penyandang disabilitas untuk mengaplikasikan Perbup yang sudah disahkan.

"Namun sebelum Perbup ini rampung, Dinas Sosial telah melibatkan penyandang disabilitas bekerja dalam insititusi pemerintahan, salah satunya adalah tenaga kebersihan di Dinsos Tabanan adalah penyandng disabilitas," jelasnya.

Terkait potensi dari kaum disabilitas di Kabupaten Tabanan, Pendamping Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Tabanan, Eny Pariathi, mengatakan, tidak sedikit para penyandang disabilitas yang memiliki keterampilan, bakat serta kemauan yang ulet. Mereka juga bisa dilibatkan dalam menggeluti UMKM.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Sekretaris Dinas Sosial Tabanan #Pameran Meriahkan HUT Kemerdekaan #Dialog dengan Tulisan #Dikelola Pasutri Bisu-Tuli #Nasi Kuning Ibu Suri #Ni Made Murjani