BALIEXPRESS.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli menggelar operasi pasar gas elpiji 3 kilogram di Jalan Tirta Selukat I, Kelurahan Bebalang, Bangli, Kamis (7/8/2025).
Operasi ini bekerja sama dengan pangkalan gas sebagai upaya menjawab kelangkaan gas yang terjadi lebih dari dua pekan terakhir di Kota Bangli.
Namun, jumlah gas yang disediakan Disperindag masih sangat terbatas.
Disperindag hanya menyediakan 200 tabung gas. Operasi yang dibuka sekitar pukul 08.00 Wita ini langsung diserbu warga dan ditutup kurang dari satu jam. Banyak warga yang datang harus gigit jari.
Kepala Disperindag Bangli, Nasrudin, mengakui keterbatasan stok karena harus mempertimbangkan kesiapan pangkalan.
Gas dijual seharga Rp18 ribu per tabung dengan batas maksimal dua tabung per pembeli disertai menunjukkan KTP.
"Antusias pembeli sangat tinggi," jelas Nasrudin.
Tingginya antusiasme warga tak lepas dari sulitnya mereka memperoleh gas dalam beberapa pekan terakhir.
Oleh karena itu, Disperindag mempertimbangkan operasi pasar lanjutan di wilayah lain selain Bebalang. "Nanti kami lihat dulu perkembangannya," tambah Nasrudin.
Mantan Sekretaris DPRD Bangli ini menyebutkan, kelangkaan gas hanya terjadi di wilayah Kota Bangli.
Menurut pantauan Disperindag, pasokan dari agen ke pangkalan berjalan normal, tidak ada pengurangan kuota.
Untuk itu, pihaknya akan mendalami penyebab sulitnya masyarakat mendapatkan gas melon.
Salah satu dugaan sementara adalah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap gas.
Salah satu sub pangkalan gas, I Gusti Bagus Sotasoma, ditemu pada Senin (4/8/2025) mengatakan bahwa pasokan gas elpiji 3 kg dari pangkalan langgannya seret lebih dari sepekan.
Jika sebelumnya ia bisa menerima 20–30 tabung per hari, kini jumlah itu menurun drastis menjadi maksimal 20 tabung. Di sisi lain, permintaan mengalami peningkatan.
Namun sejak pasokan mulai seret, permintaan gas melon di warungnya melonjak hingga sekitar 20 orang per hari.
Ketika pasokan lancar, pembeli bisa di bawah lima orang. (*)
Editor : I Made Mertawan