Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemerintah Terus Perkuat Peran UMKM untuk Dorong Kemandirian dan Pemerataan Ekonomi Nasional

I Putu Suyatra • Jumat, 21 November 2025 | 03:20 WIB

ILUSTRASI
ILUSTRASI

BALIEXPRESS.ID  — Pemerintah terus mengoptimalkan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor utama penggerak kemandirian dan pemerataan ekonomi Indonesia. Di tengah tantangan ekonomi global, UMKM terbukti tetap tangguh dan bahkan semakin mampu menembus pasar internasional.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, sepanjang Januari–Oktober 2025 kegiatan business matching mencatat transaksi senilai 130,17 juta dolar AS. Capaian ini mengukuhkan peran UMKM sebagai kekuatan besar dalam mendorong ekspor nasional.

“Nilai transaksi ini menunjukkan kemampuan produk UMKM lokal menembus pasar global,” ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Selama 10 bulan terakhir, terdapat 542 kegiatan penjajakan bisnis yang dilakukan perwakilan perdagangan RI. Program tersebut mencakup kurasi produk, promosi global, hingga pertemuan langsung antara pelaku UMKM dan pembeli internasional. Transformasi digital, peningkatan kualitas produk, dan perluasan jaringan pemasaran menjadi faktor utama peningkatan daya saing UMKM di pasar global.

Akses Keuangan UMKM Terus Diperluas

Selain dukungan dari sektor perdagangan, pemerintah bersama lembaga keuangan terus mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM dan masyarakat berpendapatan rendah. Salah satu komitmen tersebut datang dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang kembali mendapat apresiasi nasional melalui penghargaan Women in SDG’s Action 2025.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, atas kontribusinya dalam memperluas akses keuangan digital dan penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan solusi keuangan inklusif yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Corina.

BNI juga mempercepat transformasi digital untuk menjangkau UMKM yang belum terlayani sistem keuangan formal. Melalui aplikasi digital, pembiayaan mikro, dan ekosistem pendukung seperti Xpora, BNI membantu jutaan pelaku UMKM terkoneksi dengan pasar global.

Hingga September 2025, kredit UMKM non-KUR tumbuh 13,9 persen YoY mencapai Rp46,3 triliun, sementara kredit segmen kecil menyentuh Rp74,2 triliun.

BNI Dorong Inklusi dan Lingkungan Kerja Setara

BNI menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif sebagai bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

“Ke depan, BNI akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan mengurangi kemiskinan melalui inovasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Corina.

UMKM Tetap Jadi Pilar Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Dengan penguatan sektor perdagangan, percepatan akses keuangan, dan strategi digital yang semakin inklusif, pemerintah optimistis UMKM akan tetap menjadi pilar utama dalam mendorong pemerataan ekonomi, meningkatkan daya saing nasional, serta membangun masyarakat yang semakin mandiri dan berkelanjutan.

Editor : I Putu Suyatra
#umkm