MANGUPURA, BALI EXPRESS- Berbeda dengan bonsai pada umumnya yang langsung ditanam dan dibentuk di atas pot. Bonsai yang dikreasikan oleh Kadek Sudimayasa ini melayang bersama media tanamnya. Bagaimana caranya?
Tanaman bonsai merupakan tanaman atau pohon yang dikerdilkan, dengan tujuan membuat sebuah miniatur dari tanaman tua dan besar di alam aslinya. Sudimayasa saat ditemui di kediamannya di Jalan Markandia, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung, mengaku sudah memiliki hobi bonsai sejak 20 tahun yang lalu. Awalnya hanya membuat bonsai seperti pada umumnya, yakni dengan menanam pohon di pot yang dangkal kemudian dikreasikan sehingga membentuk sebuah tanaman yang indah. “Bonsai itu sebenarnya menunjukkan tanaman yang memiliki bentuk mulai dari akar, batang hingga daun yang memiliki nilai seni,” ujarnya pada Jumat (3/9).
Kesenangannya mengkreasikan bonsai terus dikembangkan, hingga akhirnya sekitar dua tahun yang lalu, pria yang kini berusia 50 tahun itu mengreasikan bonsai dengan nama Avatar. Hingga kini bonsai Avatar kreasinya sudah ada 4 konsep. “Pertama kali membuat bonsai Avatar ini saat saya masih tinggal di Singaraja, Avatar satu itu konsepnya hampir sama dengan Avatar tiga ini tapi belum melayang masih seperti tebing-tebing Tiongkok yang di bawahnya kecil tapi di atasnya besar,” ungkapnya.
Salah satu karya dari Sudimayasa yang telah viral di media sosial merupakan Avatar 3. Bonsai ini tergolong cukup unik lantaran posisi tumbuhnya tanaman bonsai tersebut ada di atas rantai yang berdiri tegak. Menurutnya, konsep ini diangkat dari serial kartun Avatar. “Awalnya dari kecil senang menonton film kartun, sehingga sekitar 2 tahun yang lalu buatlah bonsai dengan konsep Avatar. Dari film itu ada sebuah pulau yang terangkat dan terbang, sesuai dengan tema di Avatar 3,” jelas pria berambut panjang ini.
Kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Sudimayasa membocorkan proses pembuatan bonsai Avatar 3 memerlukan waktu lima hari. Bahan yang digunakan yakni rantai, batu apung, dan tanaman beringin. Tidak mau berhenti dengan Avatar 3, dirinya saat ini sedang mengkreasikan Avatar 4 hingga Avatar 6.
Untuk di konsep Avatar 4, Sudimayasa mengaku bentuknya masih sama dengan Avatar 3 namun ada tiga bukit atau media tanam yang akan dijadikan satu dengan disambung menggunakan rantai. Dimana dari ketiga bukit tersebut akan melayang dan akan berisi satu tanaman pada setiap tebingnya. “Proses pengerjaannya baru 30 persen, rencananya membangun Avatar itu 5 atau 6 konsep. Setelah itu baru akan membuat konsep Star Wars atau yang lainnya. Kalau yang kelima mungkin tidak menggunakan rantai lagi tapi menggunakan air,” bebernya.
Dirinya juga menegaskan, dalam memelihara bonsai diperlukan ketelitian dan kesabaran. Lantaran saat dirawat dengan baik tanaman bonsai akan hidup lebih lama dan makin bagus. Tanaman yang dapat dijadikan bonsai dapat digunakan segala jenis tanaman, namun harus dipahami karakter dari tanaman tersebut. “Kita tidak usah takut, kalau kita takut tak akan terjadi sesuatu. Harus berani mencoba, terus berkarya, nanti pasti menemukan,” tegasnya.
Ke depannya, Sudimayasa mengatakan belum ada rencana untuk menjual bonsai Avatar. Karena ia ingin menjaga brand Avatar tersebut. Untuk melihat karya Bonsai yang dibuatnya dapat melalui akun Facebook Galih Prapen Prapen atau dapat melihat langsung di Jalan Markandia, Mengwi. (esa)
Editor : Chairul Amri Simabur