Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penari Joged Bumbung Jaruh yang Viral di Medsos Itu Ungkap Beberapa Fakta Mengejutkan

Rika Riyanti • Rabu, 20 Maret 2024 | 05:10 WIB
VIRAL: Viral video penari joged bumbung jaruh di sosial media.
VIRAL: Viral video penari joged bumbung jaruh di sosial media.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Sebuah video penari joged bumbung jaruh yang viral di media sosial beberapa hari belakangan ini telah menjadi bahan pembicaraan hangat di Bali. Namun, di balik sorotan, tersembunyi beberapa fakta mengejutkan yang baru saja diungkap oleh penari tersebut.

Kasus penari Joged Bumbung jaruh atau porno yang belakangan viral tersebut kini mendapat atensi dari salah satu anggota DPD RI dari Bali, Arya Wedakarna atau AWK.

Pada Minggu (17/3), bertempat di Kantor DPD RI Bali, AWK menerima langsung sosok penari Joged Bumbung viral tarsebut. 

Dalam unggahannya di Instagram @aryawedakarna AWK menuliskan bahwa ia menerima aspirasi dari Ni Putu Resita Wijayanti, 17, yang merupakan penari Joged Bumbung yang viral.

Ita, nama panggilannya, merupakan siswa salah satu SMKN di Denpasar asal Lukluk, Badung. 

“Mangkin di Kantor DPD RI kami menerima aspirasi dari Ita, seorang seniman joged yang kemarin sempat viral karena ulah dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena telah menyebarkan (video) yang dianggap aksi dari tarian joged yang ditarikan oleh Ita ini sebagai tarian joged jaruh atau joged porno,” kata AWK seperti dikutip Bali Express (JawaPos Group), Selasa (19/3).

“Ita saat ini adalah seorang pelajar yang datang sudah menjelaskan persoalannya, dan maka dari itu tiang menerima hari ini dan sudah memberikan nasihat,” katanya seperti dikutip Bali Express (JawaPos Group), Selasa (19/3).

Berdasarkan pengakuan Ita ke AWK, dirinya merupakan seorang anak yatim dan sudah dari SMP ikut mencari rejeki dari menari Joged Bumbung.

Diakui Ita, saat video viral tersebar khususnya tarian diatas bangku panas di sebuah hajatan, Ita mengaku ke AWK dalam pengaruh alkohol.

“Memang pada saat menari Ita sudah mengaku ada di bawah pengaruh alhokol dan mungkin tidak sengaja melakukan tarian jogged,” ungkap AWK.

“Ini sudah ada nasihat-nasihat dan sudah didampingi yaitu oleh Penglingsir beliau yaitu paman beliau,” jelas AWK.

Dalam kesempatan tersebut, AWK menyebutkan pihaknya telah memberikan informasi dan wawasan tentang UU ITE dan UU Pornografi.

Sejumlah masukan dan nasihat telah disampaikan pada keluarga.

Pun demikian, Ita juga telah menyampaikan permintaan maafnya atas videonya yang telah beredar. Dirinya juga berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.

“Ita ingin minta maaf masalah video yang beredar di media sosial. untuk berikutnya, Ita tidak akan mengulanginya lagi. Terima kasih,” ucapnya singkat.

Melalui pertemuan tersebut, AWK pun berharap Ita tetap dapat melanjutkan pendidikannya serta masih dapat menggeluti profesinya sebagai penari.

“Jadi niat baik dari Ita dan keluarga patut kita hargai dan permintaan maaf dari Ita ini akan kita tindaklanjuti,” katanya.

“Semoga Ita tetap dapat melanjutkan sekolah dengan baik, tetap dapat melanjutkan karir sebagai penari yang kebetulan Ita juga sudah kehilangan orang tua. Beliau bekerja mencari pengupajiwa dan ini juga menjadikan pelajaran,” katanya. ***

Editor : I Putu Suyatra
#alkohol #joged bumbung #pelajar #AWK #penari