Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Sukses di Balik Kink Tattoo Studio dari Bali Diakui Dunia: Dari Hobi Menjadi Tren Tato Ternama di Pulau Dewata

I Putu Suyatra • Selasa, 3 Desember 2024 | 00:09 WIB

SENIMAN TATO: Putu Agus Eka Prasantika, membuat tato pada tangan konsumennya, (Kink Tattoo Studio)
SENIMAN TATO: Putu Agus Eka Prasantika, membuat tato pada tangan konsumennya, (Kink Tattoo Studio)

BALIEXPRESS.ID - Di balik kesunyian yang menyelimuti Studio Kink Tattoo di Jalan Trenggana, Denpasar, Bali, ada cerita menarik yang mengundang rasa penasaran.

Meski tampak sepi, suara mesin tato yang berdengung mengisyaratkan aktivitas penuh gairah di dalamnya.

Malam itu, seorang tattoo artist sedang tekun mengerjakan tato di tangan seorang konsumen.

Inilah Kink Tattoo Studio, salah satu studio tato paling ternama di Bali yang telah memikat hati banyak wisatawan mancanegara.

Awal Mula Perjalanan Seni Tato Agus Prasantika

Kink Tattoo Studio bermula dari tangan seorang pria bernama Putu Agus Eka Prasantika, seorang seniman tato berusia 38 tahun.

Dari sebuah studio kecil di Jalan Tukad Barito, Denpasar, kini Kink Tattoo telah berkembang pesat, tidak hanya sebagai studio tato, tetapi juga sebagai penyedia bahan-bahan pembuatan tato, perawatan tato, bahkan pakaian yang berhubungan dengan dunia tato.

Agus, yang sejak kecil sudah tertarik pada seni menggambar, menemukan ketertarikannya pada tato saat bersekolah di Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR), yang kini dikenal sebagai SMKN 1 Sukawati.

Setelah melanjutkan kuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar pada tahun 2007, Agus semakin terjun ke dunia seni tato secara otodidak.

Tato pertama yang ia buat adalah gambar tulang belakang pada punggung kakak sepupunya.

Kink, Nama yang Terinspirasi dari Kegemaran Musik

Awal mula berdirinya studio tato Kink pada tahun 2009 di Jalan Tukad Barito sempat diwarnai kebingungan Agus dalam memilih nama.

Beruntung, nama “Kink” muncul setelah teman-teman kuliahnya memanggilnya demikian, terinspirasi dari kegemarannya mendengarkan musik band Linkin Park.

Sejak saat itu, nama Kink pun melekat pada studio tato yang kini dikenal luas.

Keunikan Tato Neo School yang Menarik Perhatian Dunia

Kink Tattoo Studio terkenal dengan gaya unik yang disebut Agus sebagai Neo School Style, sebuah perpaduan antara Neo Traditional dan New School.

Tato karya Agus banyak menggambarkan sosok astral yang dikemas dengan cara yang tak lekang oleh waktu, menjadi identitas tersendiri bagi para pecinta seni tubuh.

Karya-karya Agus semakin dikenal hingga ke kancah internasional, terutama di Asia Pasifik.

Ia sering menjadi juri dalam kontes tato di Indonesia dan telah berpartisipasi dalam event internasional seperti Australia Tattoo Expo.

“Setiap event luar negeri menuntut persiapan mental dan materi yang matang,” ungkapnya.

Berbagi Ilmu dan Mengembangkan Wadah Komunitas

Meski sudah sukses, Agus tak pelit berbagi ilmu. Ia memberikan pelatihan tato secara gratis karena merasa bahwa dirinya berasal dari dunia seni tato jalanan.

“Saya yakin dengan karya saya, jadi tidak takut tersaingi,” ujarnya.

Selain itu, Kink Tattoo juga memfasilitasi pegiat tato dengan wadah Inkdonesia Movement, sebuah komunitas bagi seniman tato yang ingin memperluas relasi dan berkumpul dalam satu platform.

Kepercayaan dan Kepuasan Pelanggan Setia

Kink Tattoo Studio memiliki pelanggan setia yang tak hanya datang untuk tato, tetapi juga karena rasa percaya yang sudah terbangun.

Salah satunya adalah Agus Sanjaya, yang selalu mempercayakan tato di tubuhnya pada studio ini.

“Rasa nyaman dan reputasi besar Kink Tattoo yang membuat saya selalu kembali,” ujarnya.

Tato terbaru yang ia buat di Kink Tattoo adalah gambar naga, simbol kebijaksanaan, perlindungan, kekuasaan, dan kebebasan.

“Bagi saya, naga melambangkan kehidupan yang selalu berputar, sama seperti ekor naga yang melingkar,” tuturnya.

Kink Tattoo: Lebih dari Sekadar Studio Tato

Kini, Kink Tattoo Studio tidak hanya sekadar tempat untuk membuat tato. Studio ini telah menjadi pusat kreativitas dan komunitas seni tato di Bali, yang melahirkan karya-karya luar biasa dan membuka peluang baru bagi para seniman tato di Indonesia.

Kink Tattoo Studio tidak hanya menghadirkan seni tato, tetapi juga membawa visi besar untuk memperkenalkan seni tato Indonesia ke dunia internasional, menjadikannya lebih dari sekadar seni tubuh—melainkan sebuah budaya yang terus berkembang. *** 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Studio Kink Tattoo #denpasar #tato