BALIEXPRESS.ID - Nama Dewi Perssik kembali menjadi sorotan minggu ini, setelah rumor tak sedap tentang dirinya beredar luas di media sosial.
Semuanya bermula dari sebuah video singkat yang menampilkan Dewi Perssik dalam keadaan marah dan dikelilingi beberapa pria.
Video ini memicu spekulasi liar, diduga sebagai momen penggerebekan pemilik goyang gergaji tersebut.
Seorang konten kreator bahkan mengunggah video tersebut dengan judul kontroversial, "Dewi Perssik Digerebek Polisi Karena Menggunakan Narkoba."
Tak ayal, unggahan ini langsung viral dan menuai banyak komentar pedas dari netizen.
Merasa reputasinya tercoreng, Dewi Perssik akhirnya angkat bicara dan mengecam keras pelaku penyebar fitnah tersebut.
Dalam klarifikasinya, Dewi menjelaskan bahwa video itu sama sekali bukan momen penggerebekan, melainkan bagian dari syuting acara televisi.
Video tersebut sebenarnya adalah prank yang ia lakukan terhadap rekan artisnya, Anwar, dalam rangka merayakan ulang tahunnya.
Dewi tampak geram saat memberikan klarifikasi dan memperingatkan sang konten kreator untuk berhati-hati.
Ia juga mengingatkan netizen bahwa penyebaran hoaks memiliki konsekuensi hukum yang serius.
“Jangan nyebar hoaks sembarangan. Itu video bukan saya digerebek, tapi prank untuk Anwar yang lagi ulang tahun. Hati-hati!” tegas Dewi dengan nada penuh peringatan.
Fenomena fitnah di media sosial ini tidak hanya dialami Dewi Perssik.
Baru-baru ini, pasangan selebritas Aaliyah Massaid dan Thoriq Halilintar juga melaporkan akun penyebar fitnah yang menuduh Aaliyah hamil di luar nikah.
Meski akhirnya laporan tersebut dicabut karena pelaku sudah berusia 60 tahun, kasus ini menunjukkan betapa rawannya nama baik seseorang dirusak oleh informasi palsu.
Dengan munculnya kasus-kasus seperti ini, para selebritas kini lebih berhati-hati dan tidak segan mengambil langkah hukum untuk melindungi diri dari fitnah yang merugikan. ***
Editor : I Putu Suyatra