BALIEXPRESS.ID - Nama Chandrika Sari Jusman, atau lebih dikenal sebagai Chandrika Chika, menjadi sorotan publik sejak 2020.
Gadis kelahiran Jakarta, 7 November 2003 ini, melejit berkat video TikTok tarian "Papi Chulo" yang menjadi viral dan mengantarkannya pada popularitas instan.
Namun, di balik gemerlap dunia hiburan, kini ia kembali menjadi buah bibir karena kasus dugaan penganiayaan.
Perjalanan Karier yang Gemilang
Karier Chika bermula ketika tarian energik dan pesona wajah cantiknya mencuri perhatian netizen.
Popularitas video TikTok tersebut membawa Chika tampil di berbagai acara televisi nasional dan memperkuat namanya sebagai seleb muda berbakat.
Puncaknya, ia bergabung dengan RANS Entertainment sebagai salah satu talent, yang semakin melambungkan kariernya.
Tidak hanya di TikTok, Chika juga aktif di Instagram dengan mengunggah konten endorsement yang menjadikannya influencer muda dengan jutaan pengikut.
Kontroversi yang Membayangi
Namun, popularitas Chika tidak lepas dari kontroversi. Pada Sabtu (14/12/2024), ia dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap Yuliana Byun (YB) di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Dalam video yang viral di media sosial, Chika terlihat melayangkan pukulan menggunakan tas ke kepala korban hingga menjatuhkannya ke tanah.
Insiden ini akhirnya dilerai oleh saksi di lokasi kejadian.
Menurut keterangan PLH Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman sepele.
Chika diduga tidak terima dipandangi oleh korban, yang akhirnya berujung pada tindakan kekerasan.
Dampak yang Ditimbulkan
Korban, YB, kini menjalani visum di RSCM. Hasil visum menunjukkan adanya patah tulang di bagian bahu akibat penganiayaan tersebut.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan barang bukti.
Tidak hanya itu, netizen pun ramai-ramai memberikan komentar pedas. Banyak yang mengkritik Chika dan menyebutnya sebagai selebgram "problematik".
Bukan Kontroversi Pertama
Kasus ini bukan kali pertama Chika tersandung masalah hukum. Pada April 2024, ia sempat ditangkap polisi atas kasus pesta ganja likuid dan menjalani rehabilitasi di Lido, Bogor.
Bebas pada Juni 2024, namanya kembali mencuat setelah dugaan penganiayaan ini terungkap.
Komentar netizen pun menyeruak.
“Apalah papi chulo satu ini, problematik sekali.”
“Buset, kemarin narkoba, sekarang kekerasan. Liar banget!”
“CANCEL AJA! Kenapa masih di-follow juga?”
Masa Depan Chika di Ujung Tanduk
Kasus ini menjadi ujian besar bagi Chandrika Chika. Di satu sisi, ia adalah sosok muda berbakat yang pernah merajai platform media sosial.
Namun, di sisi lain, rentetan kontroversi mulai mengikis citranya.
Publik kini menantikan kelanjutan proses hukum dan klarifikasi dari pihak terkait. Akankah Chandrika Chika mampu bangkit dari keterpurukan ini, atau justru semakin terpuruk dalam kontroversi? Waktu yang akan menjawab. ***
Editor : I Putu Suyatra