BALIEXPRESS.ID – Menjelang akhir tahun 2025, penyanyi pop Bali Dek Ulik kembali menghadirkan kejutan manis bagi para penggemarnya.
Melalui single terbarunya yang berjudul “Main Hati”, Dek Ulik menutup tahun dengan karya penuh emosi yang menggambarkan luka akibat pengkhianatan cinta.
Baca Juga: Kayana Kembali Pimpin MDA Bangli, Beberkan Program Prioritas Periode Baru
Lagu ciptaan Dewa Mayura ini digarap dengan sentuhan musik khas Ojik Bray, menghadirkan nuansa pop-ballad yang kuat secara emosional.
“Main Hati” resmi dirilis di kanal YouTube Dek Ulik Official pada 11 Desember 2025, lengkap dengan video klip yang digarap oleh Pandarel, sutradara yang dikenal dengan visual puitis dan atmosfer dramatis.
“Main Hati” menjadi wadah curahan perasaan dari seseorang yang dikhianati pasangannya.
Baca Juga: Kolaborasi untuk Negeri, Astra Motor Bali Sabet Penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam 2025
Dengan bahasa sederhana namun tajam, lagu ini menggambarkan kekecewaan melalui metafora unik khas budaya Bali seperti “Endih-endih api tulukin saang gedebong.” Sementara ungkapan “Sedih-sedih hati bojoku main hati” mempertegas luka yang dirasakan tokoh dalam lagu.
Pada bagian reff, lagu ini menghadirkan pesan universal tentang kegilaan cinta. “Cinta cinta memang gila… bikin tutup mata, tutup telinga,” menjadi potret jujur bagaimana cinta bisa membutakan dan melukai sekaligus.
Tak hanya mengisahkan sakitnya dikhianati, lagu ini juga memotret kontras antara manisnya cinta dan pahitnya luka.
Lirik “Indahnya cinta terasa saat hati berbunga, namun sakitnya terasa saat hati terluka” menjadi refleksi mendalam bagi siapa pun yang pernah terjebak dalam hubungan penuh kekecewaan.
Baca Juga: Polsek Kintamani Gembosi Ban 10 Mobil Parkir Ganda di Jalan Raya Batur
Dalam keterangannya, Dek Ulik menyampaikan rasa syukur karena projek ini akhirnya bisa dirilis lengkap dengan video klip.
“Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung sehingga karya ini bisa tercipta. Semoga teman-teman bisa terhibur dengan karya ini,” ujarnya.
Dengan dirilisnya “Main Hati”, Dek Ulik kembali menegaskan eksistensinya sebagai penyanyi yang konsisten menyajikan lagu-lagu kaya cerita dan dekat dengan keseharian masyarakat Bali. Sebuah penutup tahun yang emosional, kuat, dan penuh penghayatan.
Editor : Wiwin Meliana