DENPASAR, BALI EXPRESS - Pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali yang berfokus pada produk herbal dengan terapi kesehatan, seperti yang dilakukan Jung Kumis dan I Nyoman Sridana, mendapat apresiasi dari Anggota DPD Made Mangku Pastika.
Menurutnya, usaha seperti ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga sarat nilai kemanusiaan dan pelestarian alam.
Manfaat Ganda Terapi Herbal
Para penekun herbal di Bali tak hanya memiliki keahlian dalam meramu obat, tetapi juga menempuh pendidikan formal dan memadukan teknik pengobatan alternatif lainnya seperti akupuntur, hipnoterapi, dan pijat refleksi.
Baca Juga: Daun Bawang: 5 Rahasia Kesehatan Tersembunyi di Dapur Anda
"Hal ini menunjukkan komitmen mereka dalam memberikan layanan kesehatan yang holistik dan teruji," ungkap Mangku Pastika yang juga mantan Gubernur Bali tersebut.
Lebih dari Sekedar Bisnis
Bagi Jung Kumis dan I Nyoman Sridana, melayani pasien dengan terapi herbal adalah panggilan jiwa.
Mereka menemukan kepuasan batin dalam membantu orang lain dan melestarikan budaya Bali.
Manfaat Herbal untuk Kesehatan
Terapi herbal dengan bahan rempah-rempah dan tumbuhan lokal memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti:
- Jahe merah dan kunyit putih: Memperbaiki lambung dan membantu mencegah kanker
- Bawang dayak: Detoksifikasi racun tubuh
- Temulawak, sereh, dan pandan wangi: Merawat liver
- Daun pegagan: Menjaga kesehatan otak
- Black garlic: Meningkatkan stamina dan regenerasi sel
- Kelor: Menjaga kesehatan tulang
Peluang dan Tantangan
Meskipun banyak manfaatnya, terapi herbal membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menunjukkan hasil dibandingkan obat kimia.
Baca Juga: Inilah Rahasia Luar Biasa di Balik Daun Kemangi: Lebih dari Sekadar Bumbu Masakan!
Hal ini menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi para pelaku usaha herbal dalam mengedukasi masyarakat.
Masa Depan Terapi Herbal Bali
Dengan dukungan pemerintah dan edukasi yang gencar, terapi herbal Bali berpotensi menjadi salah satu sektor unggulan dalam pariwisata kesehatan.
Perpaduan nilai kemanusiaan, pelestarian alam, dan manfaat kesehatannya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari alternatif pengobatan holistik. ***