Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gondongan Mengancam Anak-Anak, Vaksinasi MMR Jadi Kunci

I Dewa Gede Rastana • Jumat, 3 Januari 2025 | 19:34 WIB
dr. Putu Dharma Putri Mahastuti, S.Ked.
dr. Putu Dharma Putri Mahastuti, S.Ked.

BALIEXPRESS.ID – Penyakit gondongan, yang dikenal juga sebagai parotitis atau mumps, kini tengah menunjukkan peningkatan kasus di sejumlah daerah di Indonesia.

Penyakit menular ini disebabkan oleh infeksi virus dari golongan Paramyxovirus, dan rendahnya cakupan vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) menjadi salah satu faktor utama penyebarannya.

dr. Putu Dharma Putri Mahastuti, S.Ked, menjelaskan bahwa gondongan biasanya menyerang kelenjar parotis atau kelenjar air liur yang memproduksi air liur.

"Gejala yang sering muncul meliputi pembengkakan di daerah pipi, baik di satu sisi maupun keduanya, yang disertai nyeri saat mengunyah dan menelan. Selain itu, penderita juga dapat mengalami demam, sakit kepala, penurunan nafsu makan, hingga kelelahan," ujar dr. Putri.

Menurutnya, meski gondongan lebih sering terjadi pada anak-anak berusia 2 hingga 14 tahun, penyakit ini juga dapat menyerang individu di segala usia. "Meskipun sebagian besar kasus dapat sembuh dengan sendirinya, komplikasi serius seperti peradangan otak (meningitis) dan infeksi paru-paru (pneumonia) dapat terjadi," tambahnya.

dr. Putri juga menyoroti risiko lain, seperti peradangan testis (orchitis) pada pria dan peradangan indung telur (ovaritis) pada wanita. Penularan virus Paramyxovirus sangat mudah terjadi melalui droplet dari penderita saat batuk, bersin, atau berbicara. Oleh karena itu, ia menganjurkan isolasi penderita setidaknya selama lima hari setelah demam untuk mencegah penularan.

"Hindari berbagi alat makan dan minum, gunakan masker, serta rajin mencuci tangan untuk meminimalkan risiko penularan," sarannya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran virus dari benda-benda yang sering disentuh.

Dokter Putri menegaskan bahwa vaksinasi MMR adalah langkah pencegahan yang efektif untuk melindungi anak-anak dari gondongan. "Saat ini terjadi kesenjangan imunitas di masyarakat karena rendahnya cakupan vaksinasi. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi dan perilaku hidup bersih sangat diperlukan untuk mencegah wabah lebih lanjut," pungkasnya.

Dengan langkah pencegahan yang tepat dan peningkatan cakupan vaksinasi, diharapkan angka kasus gondongan di Indonesia dapat ditekan, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat dan terhindar dari risiko komplikasi serius. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#virus #MMR #imunisasi #Cakupan #gondongan