Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Indonesia Perkuat Posisi Global sebagai Tuan Rumah HLF-MSP 2024 di Bali

I Putu Suyatra • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 18:53 WIB

 

Apel Gelar Pasukan TNI dan Polri untuk mengamankan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) di Bali, Jumat (30/8/2024).
Apel Gelar Pasukan TNI dan Polri untuk mengamankan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) di Bali, Jumat (30/8/2024).

Indonesia kembali menegaskan posisinya di panggung internasional dengan menjadi tuan rumah High Level Forum Multi-Stakeholder Partnership (HLF-MSP) 2024 yang akan digelar di Bali pada 1-3 September 2024. Forum ini bukan hanya sekadar pertemuan biasa; Indonesia berperan aktif sebagai penggerak utama dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Mengusung tema "Strengthening Multi-Stakeholder Partnerships for Development: Towards a Transformative Change," forum ini membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk semakin memperkuat posisinya di level global.

HLF-MSP 2024 di Bali akan menjadi pusat perhatian dunia, di mana lebih dari 1.000 peserta, termasuk para Kepala Negara, pejabat tinggi, dan perwakilan dari berbagai organisasi internasional serta sektor swasta, akan berkumpul. Kepercayaan internasional ini memperlihatkan peran sentral Indonesia dalam memfasilitasi dialog global, terutama di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks. Forum ini diharapkan menjadi momen penting bagi Indonesia untuk memperkuat komitmen global terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dalam situasi global yang penuh tantangan, peran Indonesia sebagai tuan rumah HLF-MSP 2024 sangat strategis. Dengan hanya 15% target SDGs yang berada di jalur yang tepat, forum ini menjadi momentum penting untuk membahas strategi menghadapi berbagai krisis global, termasuk pandemi, ketimpangan sosial, dan ketegangan geopolitik. Indonesia memiliki peran krusial dalam mendorong kolaborasi lintas sektor melalui kemitraan multi-pihak sebagai solusi menghadapi berbagai polycrises.

Sebagai tuan rumah, Indonesia juga memiliki kesempatan emas untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST). Direktur Politik Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Internasional Kementerian PPN/Bappenas, Hendra Prabandani, menegaskan pentingnya forum ini bagi Indonesia dalam menjalin kolaborasi dengan negara-negara berkembang. HLF-MSP 2024 menjadi platform bagi Indonesia untuk berperan sebagai jembatan antara negara-negara Selatan dan Utara, memperkuat posisinya dalam tata kelola global yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain itu, HLF-MSP 2024 juga akan berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan Indonesia Africa Forum (IAF) II. Forum ini akan mengeksplorasi kerjasama dan peluang ekonomi antara Indonesia dan negara-negara Afrika, memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan kerjasama pembangunan yang pada gilirannya akan memperkokoh posisi Indonesia di kancah internasional.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Pahala Mansury, menyampaikan bahwa agenda HLF-MSP 2024 yang padat mencerminkan betapa pentingnya forum ini. Mulai dari sesi pembukaan oleh Presiden Indonesia hingga sesi tematik dan pertemuan bilateral, forum ini akan menjadi ajang pertukaran ide dan pengalaman yang strategis. Lebih dari itu, forum ini juga akan menampilkan promosi budaya dan kuliner Indonesia, memperkuat diplomasi budaya di mata dunia.

Dukungan dari berbagai kalangan, termasuk pelaku pembangunan, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil, sangat diharapkan dalam forum ini. Kementerian PPN/Bappenas mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif guna mencapai tujuan bersama dalam menciptakan dunia yang lebih baik dan berkelanjutan. HLF-MSP 2024 adalah kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan bahwa negara ini siap dan mampu menjadi pemimpin dalam menghadapi tantangan global dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Oleh: I Putu Bagus Putra (Mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Warmadewa)

Editor : I Putu Suyatra
#HLF MSP