Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Apresiasi Komitmen Apkam dalam Menjamin Keamanan Pilkada 2024: Siapkan Proses Demokrasi yang Kondusif

I Putu Suyatra • Selasa, 5 November 2024 | 14:28 WIB
Surat suara yang akan didistribusikan H-2 pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Buleleng.
Surat suara yang akan didistribusikan H-2 pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Buleleng.

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kian dekat, dan apresiasi tinggi layak diberikan kepada Aparat Keamanan (Apkam) yang berkomitmen kuat untuk menjaga keamanan dalam proses demokrasi ini. Kehadiran Apkam yang sigap dan solid diharapkan dapat menciptakan suasana aman dan kondusif bagi masyarakat. Pilkada bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menjadi wadah berbagai kepentingan, sehingga potensi kerawanan meningkat, terutama dari pendukung yang menggunakan segala cara demi kemenangan.

Sejarah menunjukkan bahwa tanpa pengawasan ketat, Pilkada kerap memunculkan potensi kerusuhan. Oleh karena itu, langkah-langkah proaktif Apkam sangat penting demi menjaga keamanan.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, turut serta dalam penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara KPU, Bawaslu, KPI, dan Dewan Pers untuk membentuk Gugus Tugas Pemantauan Pemberitaan Pilkada 2024. Gugus tugas ini akan memastikan pelaksanaan pemilu yang tertib dan aman.

Menurut Irjen Pol. Sandi, Pilkada Serentak 2024 adalah momentum penting bagi Indonesia dalam memilih pemimpin daerah yang kredibel. Dalam hal ini, kolaborasi antara Polri, TNI, KPU, Bawaslu, KPI, dan Dewan Pers menjadi sangat krusial demi terciptanya kondisi yang aman dan tertib. Teknologi pemantauan yang canggih juga telah diterapkan untuk mendeteksi potensi ancaman dan memastikan penanganan cepat serta efektif.

Penempatan personel keamanan di titik-titik strategis, seperti pusat pemungutan suara, menjadi salah satu langkah penting untuk memberikan rasa aman bagi pemilih sekaligus meminimalisasi gangguan. Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menekankan peran Polri dalam memastikan keamanan jurnalis selama Pilkada, sebuah langkah yang penting untuk menjaga kebebasan pers dan kelancaran informasi.

Komunikasi yang baik antara Apkam dan lembaga-lembaga terkait juga sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat dapat melaporkan hal mencurigakan secara cepat. Hal ini memudahkan respons Apkam dalam menangani situasi darurat.

Ketua Bawaslu, Rachmat Bagja, mengapresiasi peran Polri dalam menyukseskan Pilkada 2024. Dukungan Polri sebelumnya dalam pemilu terbukti sangat bermanfaat, dan kerjasama ini diharapkan berlanjut hingga pelaksanaan Pilkada tahun ini. Suksesnya Pilkada bergantung pada sinergi antara Polri, Bawaslu, dan masyarakat. Mulai dari potensi konflik hingga isu ketertiban, setiap tantangan harus dihadapi secara serius agar proses pemilu berjalan adil dan transparan.

Ketua KPU, M. Afifuddin, menyebutkan bahwa gugus tugas ini berupaya menciptakan ruang kampanye yang sehat. Media juga diharapkan berperan aktif dalam menyampaikan informasi positif dan akurat, mengedukasi pemilih, serta mengurangi hoaks yang dapat merugikan calon atau menciptakan kebingungan di masyarakat.

Ketua KPI, Ubaidillah, menambahkan pentingnya pengawasan ketat dalam penyelenggaraan Pilkada. KPI akan memastikan bahwa media massa tetap menjalankan fungsi mereka secara profesional, mencegah penyebaran hoaks, dan menindak pelanggaran yang merugikan proses pemilu.

Di Papua, Polda Papua telah mengajak seluruh pihak di Provinsi Papua Tengah untuk bersama-sama menciptakan keamanan jelang Pilkada 2024. Kepala Humas LO Polda Papua, AKBP Acmad Fauzan S.AG, menyatakan bahwa situasi kondusif saat ini dipastikan dengan kesiapan personel Pengamanan Unjuk Rasa (Pam Unras) yang telah dibekali stamina prima dan ketahanan fisik dalam menjalankan tugas.

Diharapkan berbagai upaya ini mampu menjamin Pilkada 2024 berjalan lancar, aman, dan tertib. Komitmen dari Polri, KPU, Bawaslu, Dewan Pers, KPI, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan integritas proses demokrasi ini.

Sebagai warga negara, masyarakat juga diharapkan ikut serta dalam menciptakan lingkungan kondusif. Kolaborasi solid ini diharapkan menjadikan Pilkada 2024 sebagai refleksi aspirasi rakyat, memperkuat prinsip-prinsip demokrasi, serta menjadikan Indonesia semakin kokoh dalam berdemokrasi.

Oleh: Nurul Janida (Penulis adalah mahasiswa asal Malang yang tinggal di Jakarta)

 
Editor : I Putu Suyatra
#pilkada