Tampak seorang WNA, dengan baju kaos warna hitam dan celana pendek warna biru marun membawa beberapa famplet yang sudah dilaminating dalam sebuah kresek merah. Dia seketika berteriak sambil menunjukan salah satu pamflet bertuliskan 'The Truth About - The Bali Bombings' (Kebenaran tentang bom Bali).
Tulisan lainnya tak kalah anehnya.
"The Ozboy File. Three Years Investigation reveals CIA Involved. Incredible new evidence of US and Israel, involvement (File Ozboy. Tiga Tahun Investigasi mengungkapkan CIA Terlibat. Bukti baru yang luar biasa dari keterlibatan AS dan Israel)".
Melihat hal ini, ada beberapa warga asing yang mencoba menegur aksi oknum bule tersebut. Sehingga terjadi keributan. Aparat keamanan yang terdiri dari Polri-TNI, Satpol PP, serta Pacalang segera bereaksi dan mengaman oknum bule yang belum diketahui namanya. Sehingga permasalahan tidak semakin runyam. Lebih lanjut, bule itu dibawa ke Mapolsek Kuta guna dimintai keterangan.
Steven Vella asal Australia dan Shane Hosking asal Selandia Baru yang menegur aksi oknum bule itu mengatakan oknum bule ini menyalahkan CIA dan menyalahkan semua, termasuk orang Bali. Namun, poster yang dibawa dirasa tidak menghargai warga Australia itu sendiri dan orang-orang yang telah meninggal dalam tragedi Bom Bali.
"Tidak tepat waktunya dia untuk melakukan itu (protes) karena merusak suasana, Ini salah waktu untuk mereka protes di saat hari ini memeringati bom Bali," ujar Steven. Oknum bule tersebut juga disebut sempat berdiri di jalan dan bertengkar dengan orang lain.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Kabidhumas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan bule tersebut diamankan. Namun belum bisa membeberkan detail peristiwa itu lebih lanjut. "Diamankan Polsek Kuta," tandasnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya