BALI EXPRESS-Seorang turis Australia dalam kondisi kritis, sedang berjuang untuk hidup di rumah sakit di Bali setelah mendadak pingsan di luar hotelnya di Kuta, Bali.
Sebagaimana dikutip dari media, dailymail.co.uk, Jumat 18 Agustus 2023 disebutkan wisatawan Australia bernama Toma Stakhanov, 26, itu sedang menjalani perawatan intensif setelah insiden di hotelnya di Kuta pada hari Kamis lalu.
Stakhanov sendiri berada di Bali baru dua minggu sebelum kejadian. Disebutkan dalam berita, kondisi Stakhanov saat ini koma atau kritis.
Baca Juga: 7 Hotel di Kintamani Bisa Dicoba saat Liburan di Bali, Harga Mulai Rp300 Ribu, Ada yang Legendaris
Para dokter yang melakukan pemeriksaan, menyebutkan kondisi Stakhanov disebabkan keracunan alkohol.
Hal itu dilihat dari gejala yang ditunjukkan seperti kesulitan bernapas, kadar glukosa yang rendah, dan tingginya kadar kalium dalam darah.
Ibunya, Svetlana Coulson, dan temannya, Leilani Reid, 25, telah bergegas ke Bali untuk menemani dan membantu Stakhanov .
Reid mengatakan bahwa kondisi Stakhanov telah membaik secara signifikan sejak mereka tiba di Bali. “Para dokter berencana melepas alat bantu ventilator dalam beberapa hari mendatang,”tulis dailymail.co.uk.
Baca Juga: Berlibur di Bali, Turis asal Jepang Meninggal Saat Bermain Wahana Fly Fish di Tanjung Benoa
Reid juga berbicara tentang beban biaya medis yang semakin bertambah. Keluarga Stakhanov sudah harus membayar $37,000 untuk biaya perawatan yang telah diberikan.
Untuk membantu mengatasi biaya tersebut, Reid melakukan penggalangan dana melalui GoFundMe, yang telah berhasil mengumpulkan lebih dari $6,500 sampai saat ini.
Artemiy Stakhanov tinggal di pinggiran kota Morley di Perth dan aktif dalam kelompok tari dan musik.
Kondisi kritis yang menimpa Stakhanov mengingatkan pada kasus seorang pria Selandia Baru yang mengalami keracunan methanol akibat minuman beralkohol ilegal di Bali beberapa waktu lalu.
Meskipun mengalami gejala yang serius, pria tersebut telah pulih dari kondisi tersebut setelah perawatan medis yang intensif. (*)
Editor : Suharnanto Bali Express