BALIEXPRESS.ID-Sebuah video yang viral baru-baru ini menjadi sorotan di media sosial, memperlihatkan fenomena langka berupa awan yang tampak turun dari langit, memicu rasa penasaran di kalangan warganet.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun @jancooeek dan langsung menarik perhatian banyak orang dengan berbagai komentar yang mengira fenomena tersebut adalah "awan kinton".
Baca Juga: Dari Bali Utara ke Panggung Nasional, Desa Les Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Terbaik Indonesia 2024
"Bagaimana rasanya, bang, bisa menyentuh awan? Awan kinton dari Dragonball, ya? Kok bisa ya awan jatuh ke bawah seperti itu?" tulis salah satu netizen dalam unggahan video yang telah viral tersebut dikutip pada Senin (18/11/2024) dari Solobalapan.
Istilah "awan kinton" sendiri merujuk pada awan kuning legendaris yang muncul dalam anime Dragon Ball.
Dalam cerita tersebut, awan ini digunakan oleh karakter utama, Son Goku, sebagai alat transportasi yang dapat membawanya ke mana saja.
Awan tersebut memiliki bentuk seperti awan biasa, namun berwarna kuning cerah dan cukup besar untuk dinaiki.
Baca Juga: WADUH! Mertua Thariq Halilintar Dipolisikan, Reza Artamevia Diduga Terlibat Kasus Penipuan
Kejadian ini pun mengundang spekulasi bahwa fenomena awan yang terekam dalam video tersebut memiliki kesamaan dengan "awan kinton" dalam dunia fiksi.
Namun, fenomena yang terlihat dalam video tersebut adalah kejadian nyata di dunia kita, dan berbeda jauh dari imajinasi karakter animasi.
Awan tersebut tampak turun perlahan ke tanah, menambah misteri tentang asal-usul fenomena tersebut.
Beberapa orang yang berada di sekitar lokasi bahkan mengenakan pakaian bertuliskan "Adaro Energy," yang semakin memicu rasa penasaran tentang apakah kejadian ini terkait dengan aktivitas tertentu.
Sejak kemunculan video tersebut, banyak pihak yang mempertanyakan penyebab turunnya awan ini.
Ahli meteorologi dan netizen berspekulasi bahwa kejadian ini bisa jadi berkaitan dengan kondisi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Peran AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan bagi Masyarakat di Kabupaten Rejang Bengkulu
Salah satu dugaan yang muncul adalah kemungkinan adanya awan kumulonimbus, jenis awan yang dapat menghasilkan hujan lebat dan angin kencang.
Awan kumulonimbus dikenal mampu menurunkan massa udara yang besar dalam bentuk hujan atau kabut tebal, yang bisa menciptakan kesan awan seolah-olah turun dari langit.
Namun, ada juga yang mengaitkan fenomena ini dengan dampak perubahan iklim yang bisa mempengaruhi pola cuaca secara tidak terduga. Hingga saat ini, penyebab pasti dari kejadian ini masih menjadi misteri, dan banyak yang menantikan penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Editor : Wiwin Meliana