BALIEXPRESS.ID – Dunia hukum Indonesia berduka atas kepergian Alvin Lim, pengacara ternama yang dikenal karena prinsip idealis dan keberaniannya dalam membela keadilan.
Alvin tutup usia pada Minggu (5/1/2025) pukul 12.00 WIB, setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi gagal ginjal kronis.
Rencana menjalani prosedur cangkok ginjal sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan nyawanya tak sempat terlaksana. Kepergian Alvin meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, kolega, dan klien-klien yang pernah dia bantu.
Alvin Lim merupakan pendiri dan Ketua LQ Indonesia Lawfirm, sebuah firma hukum yang sering menangani kasus besar dan kontroversial. Sepanjang kariernya, Alvin membangun reputasi sebagai pengacara berintegritas tinggi yang tak gentar menghadapi tekanan maupun ancaman demi memperjuangkan kebenaran.
Nama Alvin semakin dikenal melalui keterlibatannya dalam berbagai kasus besar, salah satunya membela Freddy Widjaja dalam sengketa warisan keluarga besar Sinarmas. Ia juga aktif mengungkap dugaan penggelapan dana oleh sejumlah perusahaan besar dan melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Keberaniannya membongkar kasus kontroversial sering memicu perdebatan publik. Salah satunya ketika Alvin mengklaim bahwa mantan petinggi kepolisian Ferdy Sambo tidak benar-benar ditahan, yang memunculkan diskusi tentang transparansi dalam penegakan hukum di Indonesia.
Meski dikenal sebagai pengacara yang vokal, Alvin juga pernah menghadapi cobaan berat. Pada 2018, ia dijatuhi hukuman penjara 4,5 tahun atas tuduhan pemalsuan dokumen terkait kasus investasi. Namun, Alvin menegaskan bahwa dirinya adalah korban kriminalisasi dan tetap berjuang untuk membersihkan namanya.
Di balik karier gemilangnya, Alvin juga harus berjuang melawan penyakit gagal ginjal kronis. Selama beberapa tahun terakhir, ia menjalani perawatan intensif untuk mengatasi kondisinya. Meskipun kesehatannya menurun, Alvin tetap aktif menangani kasus hingga akhir hayatnya, menunjukkan dedikasi dan semangat luar biasa sebagai seorang pejuang hukum.
Sahabat Alvin, John LBF, melalui akun Instagramnya membagikan kabar duka ini. "Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Berita duka telah berpulang bapak pengacara Alvin Lim @alvinlim_official hari ini, Minggu 5 Januari 2025, pukul 12.00 WIB," tulisnya.
Alvin Lim akan selalu dikenang sebagai figur yang berani bersuara untuk menegakkan keadilan, meskipun sering menghadapi rintangan besar. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia hukum Indonesia, tetapi dedikasinya akan terus menginspirasi banyak orang.
Kini, jenazah Alvin telah dimakamkan, dan jejak perjuangannya akan terus hidup dalam ingatan mereka yang mengenalnya. Sosoknya adalah bukti nyata bahwa keteguhan hati dan keberanian dapat membawa perubahan dalam sistem hukum. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana