Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tak Hanya Kepala Babi, Kantor Tempo Kembali Diteror 6 Tikus dengan Kepala Terpenggal

Wiwin Meliana • Senin, 24 Maret 2025 | 16:19 WIB

Teror tikus dengan kepala terpenggal dikirim ke kantor Tempo
Teror tikus dengan kepala terpenggal dikirim ke kantor Tempo

BALIEXPRESS.ID-Setelah menerima kiriman potongan kepala babi, kantor redaksi Tempo kembali menjadi sasaran teror.

Pada Sabtu, 22 Maret 2025, petugas kebersihan Tempo menemukan sebuah kotak berisi bangkai tikus yang kepalanya dipenggal.

Penemuan mengerikan ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga: Detik-Detik Penyelamatan Nelayan asal Bunutan, Perahu Terbalik Dihajar Ombak Besar

Agus, petugas kebersihan yang pertama kali menemukan kotak tersebut, awalnya menduga kotak itu berisi mie instan karena dibungkus dengan kertas kado bermotif bunga mawar.

 Kotak itu sedikit penyok, namun saat dibuka, isi di dalamnya ternyata jauh lebih mengejutkan.

 "Ketika dibuka, isinya kepala tikus," kata Agus, seperti dilansir Minggu, (23/3/2025).

Setelah kaget, Agus segera memanggil petugas kebersihan lain dan satpam kantor Tempo.

 Saat mereka membuka kotak itu, mereka menemukan enam bangkai tikus yang kepalanya terpisah dan tergeletak bersama tubuhnya.

Baca Juga: Tetap Semangat! STT Suralaga Kembali Buat Ogoh-Ogoh Pasca Insiden Terbakar

Tidak ada tulisan atau petunjuk apapun yang menyertai paket tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara oleh pihak manajemen gedung, paket berisi bangkai tikus itu dilemparkan dari luar pagar kantor Tempo pada pukul 02.11 WIB, dari arah Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan.

Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menanggapi kejadian ini dengan tegas.

Ia menganggap kiriman kedua ini semakin memperjelas adanya teror yang ditujukan kepada pihaknya.

"Pengirimnya dengan sengaja meneror kerja jurnalis. Jika tujuannya untuk menakuti, kami tidak gentar, tapi stop tindakan pengecut ini," ujar Setri Yasra.

Disisi lain, Direktur Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid melakukan tindakan dengan mendesak otoritas negara, salah satunya pihak yang berwajib, untuk segera melakukan investigasi resmi.

Baca Juga: Revisi UU TNI: Jaga Supremasi Sipil, Modernisasi Pertahanan, dan Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Menurut Usman Hamid, penting untuk dilakukan pengusutan tuntas serta penghukuman terhadap pelaku, dengan tujuan untuk mengungkap dalang dan kemudian membawanya ke meja hijau.

 Karena ini merupakan ancaman terhadap jurnalis serta kebebasan pers.

"Ancaman terhadap jurnalis dan aktivis adalah ancaman terhadap kebebasan pers dan berekspresi terus terjadi Tempo kembali mendapatkan paket kiriman bangkai tikus hari ini," ujar Usman.

Editor : Wiwin Meliana
#Tempo #tikus #teror