BALIEXPRESS.ID- Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Aktor senior Ferenc Rayman Sahetapy yang lebih dikenal dengan nama Ray Sahetapy mengembuskan napas terakhir pada Selasa malam (1/4/2025).
Kabar tersebut diketahui melalui unggahan di Instagram oleh Surya Sahetapy, anak ketiga Ray yang merupakan hasil pernikahannya dengan penyanyi Dewi Yull.
"Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy We always cherish the memories with you. Titip salam cinta dan kangen ke kak Giscka," tulis Surya dalam unggahannya, disertai dengan foto kenangan bersama sang ayah semasa hidup.
Ray Sahetapy ini dikenal sebagai salah satu aktor legendaris Indonesia yang telah malang-melintang di dunia perfilman tanah air.
Salah satu peran ikoniknya adalah sebagai Tama, tokoh antagonis psikopat dalam film laga The Raid (2012).
Sejak 2023, Ray diketahui menderita stroke dan harus menjalani perawatan intensif, yang membuatnya harus berhenti dari dunia film.
Anak sulung Ray dan Dewi Yull, Gisca Putri Agustina Sahetapy, juga meninggal dunia pada 2010 setelah berjuang melawan meningitis.
Surya Sahetapy dalam unggahannya turut mengenang sang kakak dan mengirimkan salam cinta untuknya.
Penyanyi Dewi Yull, yang juga mantan istri Ray, turut menyampaikan rasa duka melalui unggahan yang merepost pesan dari Surya.
"Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, telah berpulang ayah dari anak-anakku," tulis Dewi Yull, mengenang Ray sebagai sosok ayah yang penuh kasih sayang.
Ray Sahetapy yang lahir di Donggala pada 1 Januari 1957 meninggalkan warisan besar dalam dunia seni peran Indonesia.
Sampai saat ini, penyebab pasti kepergian Ray belum diketahui, namun stroke yang dideritanya sejak tahun lalu menjadi salah satu faktor yang diduga berkontribusi pada kondisi kesehatannya.
Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya yang telah mengenal dan mencintai karya-karyanya di dunia perfilman Indonesia. (*)
Editor : I Made Mertawan