BALIEXPRESS.ID— Rumah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mendapat kiriman teror berupa ular berbisa jenis king kobra dari orang tak dikenal.
Baca Juga: PARAH! Dua Nakes di Jombang Live Tiktok di Ruang Operasi, Berakhir Dipecat
Insiden ini merupakan kali kedua dalam beberapa waktu terakhir, memicu kekhawatiran dan kecaman dari Dedi terhadap aksi tak bertanggung jawab tersebut.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Rabu (28/5), Dedi menyampaikan peringatan keras kepada pelaku yang diduga merupakan penggemar atau pemelihara ular.
Baca Juga: Agus Buntung Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kekerasan Seksual
Ia menilai tindakan mengirim ular berbisa sebagai bentuk candaan sudah melampaui batas.
“Buat para penggemar dan yang suka pelihara ular kobra, kan saya sudah minta pertama: gak boleh jadi bahan atraksi dan candaan. Apalagi kamu candanya sudah berlebihan,” ujar Dedi dalam pernyataannya.
Dedi menjelaskan bahwa ular king kobra yang kembali dikirim diletakkan tepat di gerbang rumahnya, tindakan yang menurutnya bisa membahayakan siapa pun yang berada di lingkungan tersebut, termasuk keluarga dan warga sekitar.
“Sudah kedua kalinya kamu kirim ular king kobra ke gerbang pintu rumah saya. Jangan dong. Nanti yang ketiganya kamu apes, ketangkep loh,” tegasnya.
Meski belum mengungkap identitas pelaku, Dedi mengaku telah mencatat pola dan kemungkinan pelaku yang berkaitan dengan komunitas pecinta reptil.
Ia berharap tidak ada kejadian serupa di masa mendatang.
Kejadian ini pun menuai sorotan publik, mengingat risiko tinggi dari kiriman hewan berbisa tersebut serta potensi ancaman keselamatan.
Baca Juga: Usai Sebut Bau Tanah, Ketua GRIB Jaya Hercules Minta Maaf ke Jenderal Purn Sutiyoso
Warganet pun ramai mendukung Dedi untuk mengambil langkah hukum jika teror terus berlanjut.
Pihak kepolisian disebut sedang menyelidiki peristiwa ini untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor : Wiwin Meliana