BALIEXPRESS.ID-Aksi sekelompok pemuda yang diduga merupakan bagian dari geng motor memicu keresahan warga Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Akibatnya, sekitar 12 orang yang dicurigai sebagai geng motor dihadang dan sempat menjadi sasaran amuk massa.
Baca Juga: Travel Warning Australia, Arya Wedakarna Imbau Warga Bali Tidak Hanya Andalkan Pariwisata
Dilansir dari Radar Bromo, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 15 Juni 2025, di Simpang Tiga Seno, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Puluhan warga dari Kelurahan Prigen dan Desa Lumbangrejo telah siaga di ruas jalan Prigen–Pandaan sejak Sabtu malam, 14 Juni 2025.
Warga sengaja berjaga untuk mengantisipasi kehadiran kelompok yang diduga geng motor.
Hal ini menyusul insiden sepekan sebelumnya, pada Minggu malam, 8 Juni 2025, ketika sejumlah orang diduga geng motor membuat onar di Dusun Lumbangkrajan, Desa Lumbangrejo.
“Mereka ini diduga geng motor dan dihadang warga. Bahkan, sempat menjadi sasaran amuk warga. Petugas langsung datang ke lokasi, membubarkan kerumunan,” Ujar Kapolsek Prigen AKP Hartono.
Petugas dari Polsek Prigen langsung mengamankan 12 orang yang diduga tergabung dalam kelompok tersebut.
Dari jumlah tersebut, dua di antaranya adalah perempuan. Mereka berusia antara 14 hingga 25 tahun.
AKP Hartono juga menjelaskan asal-usul para pemuda tersebut. Tiga orang berasal dari Kejayan, empat dari Prigen, dua dari Gempol, dan tiga lainnya dari Mojokerto.
Menurut AKP Hartono, warga melakukan penghadangan di dua titik, yaitu di depan salah satu depot yang berada di utara kantor Kecamatan Prigen dan di Simpang Tiga Seno.
Selama pemeriksaan yang dilakukan di Mapolsek Prigen, tidak ditemukan barang-barang berbahaya maupun mencurigakan.
Mereka yang diamankan juga memberikan klarifikasi kepada petugas.
“Mereka yang diamankan juga mengaku bukan geng motor. Namun, sekadar pulang dari jalan-jalan dan ngopi di Tretes, Kecamatan Prigen,” Ungkap AKP Hartono.
Setelah pemeriksaan, pihak kepolisian akan melakukan pembinaan dan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan keterlibatan mereka dalam aktivitas yang meresahkan warga.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Prigen telah kembali kondusif.
Editor : Wiwin Meliana