BALIEXPRESS.ID-Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menyoroti kebiasaan membandingkan sistem pendidikan Indonesia dengan Finlandia.
Menurutnya, perbandingan tersebut tidak tepat karena perbedaan kondisi antara kedua negara sangat signifikan.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @jawapos pada Selasa, 1 Juli 2025, JK secara tegas menilai perbandingan sistem pendidikan Indonesia dengan Finlandia kurang relevan karena perbedaan kondisi yang cukup besar antara kedua negara.
“Jangan selalu kita bandingkan negara-negara kayak Finland yang terbaik sekolahnya,” ujarnya dikutip Rabu, 2 Juli 2025.
Ia menjelaskan bahwa Finlandia memiliki populasi kecil, sekitar 5 juta jiwa, dengan pendapatan negara yang tinggi.
Hal ini membuat kebijakan pendidikan di negara tersebut lebih mudah diterapkan secara menyeluruh.
Sebaliknya, JK menilai bahwa Indonesia lebih cocok belajar dari negara-negara dengan populasi besar seperti India dan Tiongkok, yang telah berhasil mencetak generasi unggul meski menghadapi tantangan serupa.
“Kenapa begitu banyak CEO atau pimpinan perusahaan di Amerika dipimpin orang India? Ini yang harus dipelajari,” ungkap JK.
Pernyataan JK ini menuai banyak respons dari warganet di kolom komentar.
“Logis sih . .” tulis akun @fafa_mohzainifajar.
Baca Juga: TRAGIS! Longsor Tewaskan 4 Warga Garut, Dedi Mulyadi Salurkan Bantuan, Tegaskan Pentingnya Jaga Alam
“Lebih masuk akal. Padahal Singapore termasuk bagus pendidikannya, kenapa ngga ke negara tetangga aja ya?” ketik akun @kei0_01.
“Aneh emang, dari tahun 90an sampai sekarang kok Finlandia mulu yg dijadikan acuan pendidikan bermutu. Padahal hasil yg bisa dibanggakan dunia dari Finlandia itu cuma HP Nokia sama game Clash of Clan,” tulis akun @wiyana2.0.
“Setuju banget, soalnya Finland udh kejauhan, ibarat pribahasa berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian, jadi kita harus menyamai India dan Tiongkok baru bisa seperti Finland,” ketik akun @icasasha23.
“Setuju. Tiongkok dan India masih satu genetika keturunan Indonesia. Otomatis tidak perbedaan kultur yang ketara,” tulis akun @athoilah_najamudin.
Editor : Wiwin Meliana