Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral! Dedi Mulyadi Tanggapi Tudingan Dibiayai Oligarki, Sebut Komitmen Pembangunan Pro Rakyat

Putu Ayu Aprilia Aryani • Jumat, 11 Juli 2025 | 15:31 WIB

Dedi Mulyadi Klarifikasi Isu Dibiayai Oligarki
Dedi Mulyadi Klarifikasi Isu Dibiayai Oligarki

BALIEXPRESS.ID-Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan klarifikasi terkait tudingan yang menyebut dirinya dibiayai oleh oligarki.

Klarifikasi itu disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, dan diunggah pada Kamis, 10 Juli 2025.

Baca Juga: Aksi Wanita Curi Barang di Circle K Gunung Sanghyang Terekam CCTV, Kerugian Hampir Rp 200 Ribu

“Saat ini ada stigma yang diarahkan bahwa saya dibiayai oleh oligarki,” ujar Dedi Mulyadi di awal pernyataannya.

Tudingan tersebut, lanjut Dedi, mencuat setelah muncul foto dan kegiatan yang memperlihatkan kehadiran tokoh bernama Adwan CS di Gedung Sate dan Kota Bandung.

Menanggapi itu, Dedi menegaskan bahwa kegiatan tersebut adalah kunjungan resmi pemerintah pusat, yang dimotori oleh Menteri Perumahan Kawasan Permukiman. Tujuannya adalah untuk memberikan bantuan perumahan bagi warga Kota Bandung.

Baca Juga: Festival Penglipuran 2025 Libatkan 14 Desa, Target 5.000 Wisatawan per Hari

“Perlu saya tegaskan ya, pada saat itu pemerintah Provinsi Jawa Barat kedatangan tamu yang dimotori oleh Menteri Perumahan Kawasan Pemukiman. Tujuannya adalah memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Bandung yang rumahnya kumuh, ada 500 rumah yang dibangun,” jelasnya.

Ia menyatakan bahwa kedatangan tersebut diterima secara resmi oleh dirinya bersama Wali Kota Bandung, Ketua DPRD Jawa Barat, serta Sekda Provinsi.

Dedi juga menjelaskan keterlibatannya dalam kunjungan ke Cangkokan, Kabupaten Cianjur, di mana ia meresmikan masjid yang dibangun oleh Yayasan Artha Graha, milik pengusaha Tommy Winata.

Baca Juga: HEBOH! Diduga Curi Sesari di Pura Kahyangan Jagat Batu Mejan, Pria Tanpa Identitas Diinterogasi Warga

“Komitmen kami dengan pak Tommy Winata adalah satu, bersedia membangun dan mengembangkan daerah terisolir di Kabupaten Sukabumi, Cianjur dan Garut dengan membangun waching plan,” imbuhnya.

Selain pembangunan daerah terisolir, Dedi menyebut ada tiga komitmen utama lainnya:

  1. Menjaga Gunung Wayang dari kerusakan dan mengembangkan kembali habitat serta ekosistemnya.
  2. Mengembalikan fungsi kawasan perkebunan yang sempat berubah peruntukannya agar rakyat bisa menjadi tuan di tanahnya sendiri.
  3. Melibatkan Yayasan Artha Graha dan pihak lain yang peduli pada pelestarian lingkungan.

Menanggapi tudingan miring soal kedekatannya dengan pengusaha, Dedi menegaskan bahwa sebagai pemimpin, ia terbuka menjalin hubungan dengan siapa pun selama dilakukan secara transparan dan legal.

Ia pun menyoroti sikap sebagian pihak yang secara terang-terangan mengaku anti oligarki, namun di belakang layar justru meminta bantuan dana kampanye dari kelompok tersebut.

“Lebih baik jadi pemimpin dengan melakukan hubungan dengan kalangan pengusaha di-Youtubekan, di TikTok-kan, dan dilihat di media sosial secara terbuka, dibanding dengan mengaku orang yang anti oligarki, seolah-olah berhadapan dengan oligarki. Tetapi saat pemilu, di belakang layar timnya mendatangkan oligarki dan meminta bantuan dana untuk kampanye,” tambahnya.

Baca Juga: Viral Video Pecalang Bali Buka Jalan untuk Mobil Darurat Saat Calonarang, Warganet Terharu

Di akhir pernyataannya, Dedi mengajak semua pihak untuk lebih realistis.

“Hidup lebih baik apa adanya. Pemerintah harus bekerja sama dengan dunia usaha untuk kebaikan. Yang tidak boleh itu melakukan tindakan yang merugikan rakyat,” tutupnya.

Unggahan Dedi Mulyadi menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian besar memberikan dukungan dan apresiasi atas keterbukaan dan sikap tegas sang gubernur.

Banyak warganet mengungkapkan doa dan dukungan moril kepada Dedi Mulyadi yang dinilai konsisten dan pro-rakyat:

“Setuju pak gubernur lanjutkan saja Bapak bagi rakyat Jabar Bapak pemimpin yg terbaik.” Uajr akun @aidarwatiaida
“Sabar ya pak, semakin di atas semakin kencang anginnya, semakin kuat ya pak. Sehat selalu ya pak.” Tulis akun @fikriayu13
“Hanya Bapak yg empatinya tinggi kepada semua lapisan rakyatnya... Bapak harus terus semangat untuk melawan ketidakadilan, selamat berjuang demi Jabar istimewa.” Ketik akun @ekaaa.kurniati

Baca Juga: Dukung Ranperda Ketenagakerjaan, Bupati Kembang: Tenaga Kerja Lokal Harus Jadi Pemeran Utama

Sebagian warganet juga memuji pernyataan Dedi yang dinilai lugas dan menohok.

“Mantap jabarannya tegas.... awas ya pada berisik lagi.” Ujar akun @upik_ridawati

“Berbuat benar dan baik aja masih dicurigai. Terus maju Kang.” Ketik akun @zaldhizainul

Editor : Wiwin Meliana
#oligarki #klarifikasi #dedi mulyadi