Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Publik Cium Kejanggalan Pertemuan Gibran dan Ojol, Gunakan Sepatu Mahal Hingga Jaket Kiclong

Wiwin Meliana • Selasa, 2 September 2025 | 19:21 WIB

Pertemuan Wapres Gibran dan Ojol pada Minggu, 31 Agustus 2025
Pertemuan Wapres Gibran dan Ojol pada Minggu, 31 Agustus 2025

BALIEXPRESS.ID— Media sosial kembali dihebohkan oleh temuan warganet yang jeli terhadap detail visual dalam pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wakil Presiden, baru-baru ini.

Pertemuan yang sejatinya bertujuan menjaring aspirasi dari kalangan pekerja sektor informal ini justru memunculkan tanda tanya besar di kalangan publik.

Baca Juga: GEGER! H. Sahroni dan Keluarga Ditemukan Terkubur di dalam Rumah, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Warganet menyoroti penampilan para "ojol" yang dinilai terlalu rapi dan mencurigakan, mulai dari jaket seragam hingga alas kaki yang disebut tidak mencerminkan keseharian pengemudi ojol di lapangan.

Dari video resmi yang dirilis oleh Sekretariat Wakil Presiden, Gibran tampak mengenakan batik cokelat dan duduk berdampingan dengan sejumlah orang berseragam jaket ojol.

Mereka tampak berdiskusi santai, dan Gibran terlihat mencatat beberapa poin sembari tersenyum dan mengangguk.

Namun, alih-alih fokus pada substansi pertemuan, netizen lebih tertarik pada detail penampilan para "ojol".

Salah satu pria berseragam ojol terlihat mengenakan sepatu merah mencolok yang disebut mirip Air Jordan 1 Low Gym Red. Sepatu tersebut diketahui memiliki harga pasaran di atas Rp 2 juta.

Selain itu, ada pula yang mengenakan sepatu PDH mengkilap, dan tampak tidak selaras dengan citra ojol harian yang akrab dengan sepatu fungsional atau bahkan sandal jepit.

Baca Juga: Ini Tampang Sopir Truk Maut Penabrak Aipda Kadek Sudi, Sempat Hilangkan Jejak Dengan Cara Ini

 Jaket para ojol pun tampak "baru keluar dari laundry" — licin, bersih, dan rapi.

Spekulasi pun bermunculan. Banyak yang menuding bahwa para ojol yang hadir dalam pertemuan tersebut bukanlah pengemudi aktif, melainkan "aktor bayaran" atau "perwakilan setting-an" untuk membangun citra positif di tengah gelombang kritik terhadap pemerintah pasca aksi demonstrasi besar-besaran beberapa hari sebelumnya.

Bahkan salah satu akun komunitas Gojek di Facebook ikut berkomentar sinis:

“Tandain bang, bukan ojol itu. Enak jidat bikin keputusan tanpa musyawarah,” tulisnya.

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Istana Wakil Presiden maupun dari perusahaan ojek online terkait identitas para peserta audiensi tersebut.

Baca Juga: Ini Tampang Sopir Truk Maut Penabrak Aipda Kadek Sudi, Sempat Hilangkan Jejak Dengan Cara Ini

Namun sorotan tajam publik kembali menjadi pengingat akan pentingnya transparansi dan keaslian representasi dalam ruang-ruang kekuasaan, terlebih ketika menyangkut kelompok masyarakat marginal.

 

Editor : Wiwin Meliana
#jaket #sepatu mahal #gibran #kejanggalan #ojol