Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Presiden Prabowo Gemparkan Panggung Dunia: Misi Perdamaian di Sidang Umum PBB, Ada Apa Saja?

I Putu Suyatra • Minggu, 21 September 2025 | 22:31 WIB

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto

Setelah menuntaskan agenda penting di Expo 2025 Osaka, Jepang, Presiden Prabowo Subianto langsung terbang ke New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/9) kemarin. Keberangkatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-80 dengan misi yang sangat ambisius: membawa misi perdamaian dan keadilan global dari Indonesia.

Kehadiran Presiden Prabowo di forum internasional ini mencuri perhatian karena menjadi momen kembalinya Indonesia di panggung utama dunia setelah lebih dari satu dekade. Bahkan, momen ini seolah meneruskan jejak diplomasi legendaris, seperti yang pernah dilakukan oleh mendiang ayah beliau, Prof. Sumitro Djojohadikusumo. 

Misi Strategis dan Sejarah di Balik Kehadiran Prabowo di PBB 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan akan berpidato pada urutan ketiga, tepat setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. Posisi ini menunjukkan betapa pentingnya pidato tersebut di mata dunia. Menurut Teddy, forum ini adalah kesempatan emas bagi Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai pemimpin Global South, yang memperjuangkan reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif.

Momen ini juga sarat makna sejarah. Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, mengungkapkan bahwa kehadiran Presiden Prabowo melanjutkan tradisi diplomasi keluarga. Prof. Sumitro Djojohadikusumo sendiri pernah berperan vital di masa-masa awal kemerdekaan, menggalang dukungan internasional untuk pengakuan kedaulatan Indonesia. 

Pidato Prabowo: Dampak Strategis yang Ditunggu Dunia 

Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah, Hamdan Hamedan, menekankan betapa besarnya dampak pidato Presiden di forum tersebut. “Saat ruangan penuh, dunia tertuju dan pesan pidato [akan] membentuk nada utama debat umum PBB,” jelasnya. Kehadiran langsung Presiden Prabowo setelah 10 tahun absen menjadi momentum krusial untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa besar dengan komitmen kuat terhadap perdamaian global.

Selain pidato yang ditunggu-tunggu, agenda Presiden juga padat. Beliau dijadwalkan akan mengadakan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin dunia dan melanjutkan kunjungan kenegaraan ke Kanada dan Belanda. ***

Editor : I Putu Suyatra
#Prabowo Subianto