Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perjuangkan Pembangunan Bali, Gubernur Koster Temui Menteri PPN Prof Rachmat

I Ketut Ari Teja • Rabu, 8 Oktober 2025 | 15:03 WIB

Gubernur Bali Wayan Koster menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) alias Kepala Bapenas Prof Rachmat Pambudy pada akhir September 2025 di Jakarta
Gubernur Bali Wayan Koster menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) alias Kepala Bapenas Prof Rachmat Pambudy pada akhir September 2025 di Jakarta

BALIEXPRESS.ID- Obor Perjuangan Gubernur untuk Bali tak pernah padam. Gubernur Bali Wayan Koster menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) alias Kepala Bapenas Prof Rachmat Pambudy pada akhir September 2025 di Jakarta.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab penuh canda karena bersahabatan atau berkawan baik saat menjadi anggota DPR RI dan sesama akademisi.

Baca Juga: Tim DVI Polda Bali Berhasil Identifikasi Korban ke-50 Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster membahas berbagai hal terkait pembangunan Bali.

Gubernur Koster mohon kepada Menteri PPN untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana strategis Bali, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah Bali.

“Kami mohon ada dukungan serius untuk pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana strategis Bali,” jelas Gubernur yang mantan Anggota DPR RI tiga periode ini.

Selain itu, Gubernur Koster menyampaikan bahwa Bali berkontribusi besar dalam sektor pariwisata.

Pada tahun 2024, jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Bali mencapai 6,3 juta atau sekitar 45 dari total kunjungan wisatawan asing ke Indonesia yaitu sebesar 13,9 juta orang.

Baca Juga: Terciduk Colek Menteri Roslan Saat Prabowo Bahas Korupsi Timah, Aksi Bahlil Lahadalia Bikin Salfok Netizen

Sejalan dengan tinggi kunjungan wisatawan mancanegara yang sangat tinggi. Kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata Indonesia sangat besar yang mencapai Rp 107 triliun, jika berbandingkan dengan devisa pariwisata Indonesia sebesar Rp 234 triliun, devisa yang disetorkan Bali untuk negara sekitar 44 persen.

“44 persen devisa yang masuk ke negara, itu dari Bali,” sambung Gubernur asal Sembiran, Buleleng ini.

selanjutnya, Gubernur Koster menyampaikan Bali membutuhkan infrastruktur yang berkualitas untuk mengatasi kemacetan dan mendukung pariwisata Bali agar berdaya saing secara berkelanjutan,sehingga wisatawan merasa nyaman selama berwisata di Bali.

“Kami mohon agar mampu mengatasi kemacetan. Tentu dengan infrastuktur yang berkualitas,” urai Gubernur Koster.

Baca Juga: Nekat! Pemuda Ini Embat HP Tuan Rumah Saat Bertamu, Pelaku Diamankan Polsek Dentim

Gubernur Koster juga mohon Menteri PPN untuk mendukung program Bali transformasi perekonomian dengan Ekonomi Kerthi Bali serta program strategis di bidang energi bersih untuk mewujudkan Bali berdikari dalam bidang ekonomi, Bali berdaulat dalam bidang pangan dan air serta mewujudkan Bali mandiri energi dengan energi bersih.

“Semua program akan dilaksanakan mulai tahun 2026 sebagai implementasi Haluan Pembangunan Bali 100 tahun ke depan,” ujar Gubernur alumni ITB ini.

Pelaksanaan program pembangunan tersebut membutuhkan anggaran yang sangat besar, sementara anggaran Bali sangat terbatas, sehingga sangat diperlukan dukungan pemerintah pusat.

Kalo tidak dilakukan percepatan pembangunan mulai tahun 2026, maka Bali akan semakin tertinggal.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan di Arena Tajen Songan, Mangku Luwes Minum Miras sebelum Insiden Berdarah

Menanggapi harapan Gubernur Bali, Menteri PPN Prof Rachmat Pambudy sangat mendukung upaya dan kerja keras Gubernur Koster untuk percepatan pembangunan Bali. Berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk mendukung anggaran yang dibutuhkan mulai tahun 2026.

“Kami sangat mendukung, segera kami koordinasi dengan kementrian terkait, untuk mendukung anggaran yang dibutuhkan mulai tahun 2026,” ujar Menteri PPN Rachmat Pambudy.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #pembangunan #koster #Bapenas