Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Teganya! Paman dan Bibi Aniaya Keponakan Usia 4 Tahun di Kamar Kos, Polisi Ungkap Motifnya

I Made Mertawan • Minggu, 15 Februari 2026 | 09:21 WIB
ilustrasi pelecehan seksual.
ilustrasi pelecehan seksual.

BALIEXPRESS.ID- Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Surabaya menjadi korban kekerasan berat.

Ironisnya, pelaku penganiayaan terhadap anak tersebut diduga merupakan orang terdekat korban, yakni paman dan bibinya sendiri.

Peristiwa ini terungkap setelah warga menemukan korban dalam kondisi mengenaskan di sebuah kamar kos di Jalan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri.

Balita itu diduga mengalami penyiksaan paman dan bibi selama sekitar dua bulan.

Aparat kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Paman dan bibi korban kini telah diamankan, ditetapkan sebagai tersangka, dan langsung ditahan.

Kasat PPA dan PPO Polrestabes Surabaya, AKBP Melatisari, menegaskan penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur hukum.

“Kedua pelaku sudah diamankan, bahkan ditetapkan sebagai tersangka, dan langsung ditahan. 

"Masih didalami motifnya. Sementara pengakuan tersangka karena anak tersebut nakal dan sulit diatur," ungkap Melatisari, Minggu (15/2/2026).

Kasus ini mencuat pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, sejumlah warga mendengar teriakan minta tolong dari dalam kamar kos.

Korban mengaku dikurung di kamar sejak pagi hari dan belum diberi makan.

Islaha, tetangga yang pertama kali mendengar suara korban, mengaku terpukul melihat kondisi balita tersebut.

Rambut korban tampak botak di bagian atas, wajahnya dipenuhi luka, dan tubuhnya terlihat lemah.

“Dia memanggil saya berkali-kali, minta dibukakan pintu karena lapar. Rambutnya botak di bagian atas, wajahnya penuh luka. Saya sampai menangis melihatnya," tuturnya.

Warga bersama pengurus RT dan Bhabinkamtibmas akhirnya mengevakuasi korban dengan membongkar teralis jendela kamar kos.

Saat berhasil diselamatkan, korban mengalami luka di bagian dagu dan kondisi fisiknya sangat memprihatinkan. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#balita #kekerasan anak #surabaya