Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Peradilan Militer Dinilai Mampu Jamin Keadilan Kasus Air Keras, Pemerintah Tekankan Transparansi

I Putu Suyatra • 2026-03-29 09:35:43
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto (ist)
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto (ist)

BALIEXPRESS.ID – Penanganan kasus penyiraman air keras yang melibatkan oknum aparat kembali menjadi perhatian publik. Di tengah tuntutan transparansi dan keadilan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan proses hukum berjalan akuntabel melalui mekanisme peradilan militer yang profesional dan terbuka.

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong penegakan hukum yang berkeadilan, termasuk dalam kasus yang melibatkan aparat negara.

“Pemerintah berkomitmen memastikan setiap proses hukum berjalan transparan dan akuntabel. Tidak boleh ada praktik yang mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan prinsip hak asasi manusia sebagai landasan utama dalam setiap tahapan penanganan perkara. Menurutnya, sistem peradilan militer memiliki perangkat yang memadai untuk mengadili pelanggaran anggota aparat, selama dijalankan dengan pengawasan yang ketat dan konsisten.

“Kunci utama adalah keterbukaan dan konsistensi dalam penegakan hukum,” tambahnya.

Sementara itu, Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting, menilai kasus ini sebagai momentum penting untuk menguji kredibilitas sistem hukum militer di Indonesia.

“Kasus penyiraman air keras menjadi ujian transparansi dan akuntabilitas peradilan militer. Jika ditangani secara profesional dan terbuka, kepercayaan publik terhadap institusi akan meningkat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun selama ini peradilan militer kerap mendapat sorotan, reformasi yang terus berjalan membuka peluang besar bagi sistem tersebut untuk menunjukkan independensinya.

“Diperlukan keberanian untuk membuka proses hukum kepada publik tanpa mengabaikan aspek keamanan dan prosedur,” tegasnya.

Dukungan terhadap transparansi juga disampaikan oleh Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh. Ia menilai keterbukaan dalam penanganan kasus ini penting untuk menghindari spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami mendorong proses hukum dilakukan secara transparan agar publik dapat melihat bahwa keadilan benar-benar ditegakkan,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa DPR akan terus melakukan pengawasan agar proses berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Sejauh ini, aparat terkait telah mengambil langkah konkret dalam mengusut kasus tersebut, mulai dari pemeriksaan saksi hingga pengumpulan alat bukti. Pemerintah juga membuka ruang informasi kepada publik sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya berkomitmen pada penegakan hukum, tetapi juga pada reformasi sistem peradilan yang lebih transparan dan berkeadilan. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pengawasan publik, penanganan kasus ini diharapkan menjadi contoh positif bagi masa depan penegakan hukum di Indonesia.

Editor : I Putu Suyatra
#peradilan militer #Mugiyanto