Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kepala Terbungkus Plastik, Ada Selang Gas Helium: Polisi Tunggu Otopsi Mahasiswi yang Tewas di Dalam Mobil

Suharnanto Bali Express • Senin, 6 November 2023 | 15:29 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah mahasiswi FKH Unair yang tewas dalam mobil di parkiran Apartemen di Sidoarjo, Jawa Timur.
Petugas mengevakuasi jenazah mahasiswi FKH Unair yang tewas dalam mobil di parkiran Apartemen di Sidoarjo, Jawa Timur.

BALI EXPRESS-Penemuan jenazah mahasiswi FKH Unair, CA menggegerkan warga Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

 

Saat ditemukan korban dalam mobil Honda Jazz nomor polisi AG 1484 BY dengan identitas bernama Bernadette Caroline ,21, asal Dhoho, Kota Kediri, Jawa Timur.

 

Korban pertama kali ditemukan oleh satpam patroli di sekitar Apartemen Royal Business Park di desa tersebut pada Minggu (5/11) sekitar pukul 05.30 wib.

 

Jenazahnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan forensik.

Dikutip dari Radar Sidoarjo, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, menyatakan korban ditemukan dengan kepala terbungkus plastik dan lehernya diikat dengan lakban.

 

Lebih tragisnya, ada sebuah selang yang terhubung ke bagian kepalanya dengan gas helium.

 

"Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara Polda Jatim," katanya.

Baca Juga: Dukung Ganjar-Mahfud, Ribuan Pekerja Migran di Malaysia Pakai Topeng Ganjar

Menurut informasi dari satpam di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam mobil dengan jendela tertutup dan posisi duduk di kursi pengemudi.

 

Berdasarkan olah TKP kepolisian, dalam saku celana korban, ditemukan sebuah surat wasiat berbahasa Inggris. Diduga surat tersebut berisi pesan untuk keluarga korban.

Di sisi lain, Kanit Reskrim Polsek Waru, AKP Ahmad Yani, mengungkapkan bahwa dugaan awal atas kematian korban adalah bunuh diri. "Meskipun kami belum dapat memastikan, namun indikasi menunjukkan pada arah itu," katanya.

 

Terhadap surat wasiat yang ditemukan, Yani menyebut bahwa tulisan di surat tersebut identik dengan tulisan korban. Ia juga mengklaim bahwa barang-barang milik korban tidak ada yang hilang dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diketahui, korban tinggal di sebuah apartemen di daerah Surabaya bersama adiknya. (*)

 

Editor : Suharnanto Bali Express
#fkh unair #polresta #sidoarjo #mahasiswi tewas #polsek waru