HATI-HATI DENGAN BALAPAN LIAR! Bus Denpasar-Malang Dirusak Massa Pembalap Liar Saat Melintas
I Putu Suyatra• Selasa, 3 September 2024 | 04:04 WIB
DIAMUK: Bus tujuan Denpasar-Malang-Kediri menjadi sasaran amukan pelaku balap liar di ruas Jalan Pantura di Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
BALIEXPRESS.ID - Insiden mengejutkan terjadi di jalan raya Pantura, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu malam (31/8) sekitar pukul 23.00.
Sebuah bus jurusan Denpasar-Malang-Kediri menjadi sasaran amuk massa setelah diduga menyerempet motor seorang pembalap yang sedang menggelar balapan liar di tengah jalan.
Bus dengan nomor polisi DK 7877 FB itu sedang melaju dari arah timur menuju barat, melewati jalan nasional yang menghubungkan Surabaya-Bali.
Ketika bus melintas, sejumlah pemuda yang diduga sedang bersiap untuk melakukan balapan liar terlihat berada di tengah jalan.
Tanpa sengaja, bus tersebut menyerempet salah satu motor yang berada di tengah lintasan.
Kejadian ini memicu kemarahan para pemuda yang berada di lokasi.
Sekitar 30 orang remaja dan pemuda secara brutal mengamuk, menyerang bus tersebut hingga menyebabkan kerusakan parah. Kaca kanan bus pecah dan bumper depan mengalami kerusakan serius.
Ainul, seorang warga setempat yang kebetulan melintas saat kejadian, mengungkapkan bahwa bus itu melaju dengan cepat, mungkin karena terburu-buru.
"Mereka tidak terima karena motor salah satu dari mereka diseruduk bus. Lalu mereka merusak bus tersebut," ujarnya.
Aksi brutal ini menyebabkan arus lalu lintas di Jalur Pantura Kraksaan terhambat, karena sopir bus terpaksa berhenti akibat serangan tersebut.
Polisi yang mendapat informasi segera mendatangi lokasi kejadian. Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita, membenarkan adanya pengrusakan bus oleh sekelompok pemuda.
"Kami saat ini sedang mendalami kasus ini dan telah mengamankan motor yang diduga terlibat dalam balapan liar," jelasnya.
Namun, hingga kini, belum ada laporan resmi dari pihak bus terkait insiden tersebut.
Panit Reskrim Polsek Kraksaan, Iptu Djuwantoro Setyowadi, menyebutkan bahwa ketika polisi tiba di lokasi, situasi sudah sepi dan hanya satu motor yang berhasil diamankan.
"Untuk kronologi lengkapnya masih dalam penyelidikan," tambahnya.
Kejadian ini kembali menyoroti bahaya balapan liar yang tidak hanya mengancam keselamatan para pelakunya, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Polisi terus berupaya untuk mengungkap pelaku dan memastikan jalan raya tetap aman bagi semua pengguna. ***