BALIEXPRESS.ID - Warga Dusun Cangkringan, Desa Cangkringsari, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, dikejutkan oleh kemunculan lima ekor ular kobra sekaligus di dalam gudang desa.
Kejadian ini langsung membuat panik warga yang berada di lokasi, terutama karena ular-ular tersebut bersembunyi di balik perabotan dalam gudang.
Menurut Yoli, Humas Damkar BPBD Sidoarjo, peristiwa menghebohkan ini terjadi pada Senin (9/9) siang.
"Ada lima ular jenis kobra yang masuk ke dalam gudang desa," ungkapnya.
Warga yang tengah bergotong royong membersihkan gudang tersebut menemukan ular-ular berbisa itu sekitar pukul 12.30, dan suasana langsung menjadi mencekam.
Awalnya, salah satu warga secara tidak sengaja melihat seekor ular kobra saat sedang memindahkan barang-barang.
Namun, ternyata tak hanya satu, ada lima ekor ular kobra yang muncul sekaligus, membuat warga berteriak panik.
Tak lama setelah laporan diterima, Tim Penyelamatan Unit Krian BPBD Sidoarjo segera menuju lokasi dengan peralatan lengkap.
Mereka berhasil menangkap ular-ular tersebut yang memiliki ukuran bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga 1 meter.
"Ular kobra ini meski tidak terlalu besar, namun tetap sangat berbisa dan berbahaya jika menyerang," ujar Yoli.
Pihak BPBD pun memberikan edukasi kepada warga tentang bahaya ular berbisa dan cara menghindarinya, terutama karena gudang tersebut berdekatan dengan sungai dan lahan kosong, yang berpotensi menjadi habitat ular.
"Kami ingatkan warga untuk selalu waspada terhadap keberadaan ular dan binatang berbahaya lainnya," tambah Yoli.
Munculnya lima ular kobra secara bersamaan ini bukan hanya mengejutkan, tetapi juga menjadi peringatan bagi warga untuk lebih berhati-hati.
Dengan lokasi yang dekat dengan alam liar, warga diharapkan lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan agar tidak memancing kemunculan binatang berbahaya. ***