BALIEXPRESS.ID – Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Jumat (29/11) mengakibatkan genangan air di sejumlah titik pusat kota, seperti di kawasan Jalan Kedungdoro hingga Jalan Embong Malang.
Genangan yang tidak biasa ini bahkan membuat lalu lintas tersendat karena pengendara harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari air.
Yang mengejutkan, genangan di kawasan tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya meski curah hujan tinggi sejak 2022.
Fakta ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), untuk melakukan investigasi intensif terhadap saluran air pada Minggu (1/12).
Temuan Mengejutkan: Barang Curian di Saluran Air
Dalam penelusuran saluran Sistem Catchment Rumah Pompa Kenari, tim DSDABM menemukan berbagai barang tak terduga, seperti sisa kulit kabel utilitas yang telah dipotong, tas, pakaian, hingga dokumen seperti KTP dan STNK.
Barang-barang ini diduga merupakan sisa aktivitas pencurian kabel.
“Kami menemukan potongan kulit kabel yang cukup besar dan kaku, kemungkinan besar tembaganya sudah diambil. Kulit kabel tersebut ditumpuk di saluran air, menyebabkan penyumbatan,” ungkap Windo Gusman Prasetyo, Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya.
Selain itu, barang curian seperti kunci motor juga ditemukan di lokasi.
Pemkot telah melaporkan temuan ini ke Polsek Tegalsari untuk penyelidikan lebih lanjut.
Banjir Akibat Ulah Pelaku Pencurian Kabel
Menurut Windo, kejadian serupa bukan hanya terjadi di kawasan Kedungdoro.
Lokasi lain seperti Jalan Mayjen Sungkono juga mengalami masalah serupa akibat pencurian kabel yang menyebabkan kerusakan saluran air.
“Kejadian ini merugikan Pemkot Surabaya secara besar-besaran. Selain menyumbat saluran air, aksi pencurian ini juga berkontribusi pada banjir yang mengganggu aktivitas warga,” tambahnya.
Imbauan Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap aktivitas mencurigakan yang dapat merusak infrastruktur kota.
Langkah ini diharapkan mampu mencegah terulangnya insiden serupa serta menjaga kelancaran sistem drainase kota.
Banjir yang Menguak Fakta
Peristiwa ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga infrastruktur kota dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab.
Mampukah Surabaya menangani tantangan ini dan mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang? Kita tunggu aksi nyata berikutnya dari pihak terkait. ***
Editor : I Putu Suyatra