BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan lalu lintas maut kembali mengguncang wilayah Gresik Selatan. Peristiwa tragis ini melibatkan dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (7/12) sekitar pukul 16.15 WIB.
Kronologi: Ketidakhati-hatian yang Berujung Petaka
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, menjelaskan kronologi kejadian.
Tjahyo (52), warga Desa Siki, Trenggalek, mencoba menyeberang jalan dari arah timur ke barat tanpa menggunakan helm SNI dan tidak memiliki SIM.
Di saat bersamaan, Sulianto (47), warga Desa Ampelgading, Malang, yang melaju dari arah utara ke selatan dengan Yamaha Jupiter, juga tidak memiliki SIM meskipun mengenakan helm SNI.
“Diduga karena kurang memperhatikan situasi lalu lintas, Tjahyo tertabrak oleh motor yang dikendarai Sulianto,” ungkap Ipda Aswoko.
Benturan keras tak terelakkan. Tjahyo mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS Anwar Medika, Sidoarjo.
Sementara itu, Sulianto mengalami luka di kepala dan wajah, namun berhasil diselamatkan.
Faktor Penyebab Kecelakaan
Polisi menduga kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian Tjahyo yang tidak memprioritaskan kendaraan yang berjalan lurus.
Selain itu, penggunaan kendaraan tanpa kelengkapan surat-surat resmi dan pelindung keselamatan juga menjadi sorotan utama.
“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Selalu pastikan untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, dan memiliki SIM yang sah,” tegas Ipda Aswoko.
Peringatan untuk Pengendara
Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan. Dengan meningkatnya aktivitas lalu lintas menjelang akhir tahun, kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati di jalan raya.
“Mari kita jadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Kecelakaan dapat dicegah jika setiap pengendara mematuhi aturan dan memperhatikan kondisi sekitar,” tambah Ipda Aswoko.
Hingga kini, Satlantas Polres Gresik terus mengingatkan pentingnya kesadaran berlalu lintas demi menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.
Editor : I Putu Suyatra