Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Oknum Polisi di Sumenep Diduga Ajak Duel Carok Warga, Video Viral Picu Kemarahan Publik

I Putu Suyatra • Kamis, 19 Desember 2024 | 15:38 WIB

Tak Patut : Oknum anggota polisi Polsek Sumenep Kota menantang seorang warga carok usai diprotes atas lambannya pelayanan laporan kehilangan STNK. (Istimewa)
Tak Patut : Oknum anggota polisi Polsek Sumenep Kota menantang seorang warga carok usai diprotes atas lambannya pelayanan laporan kehilangan STNK. (Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Kritik terhadap kinerja kepolisian kembali memanas setelah sebuah video singkat viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah warga berselisih dengan seorang oknum polisi di Polsek Kota Sumenep, Jawa Timur.

Insiden ini menjadi sorotan tajam karena muncul dugaan bahwa petugas tersebut sempat mengajak duel carok—tradisi pertarungan khas Madura yang sangat berbahaya.

Laporan Kehilangan Berujung Kekacauan

Peristiwa ini bermula saat seorang warga mendatangi Polsek Kota Sumenep untuk melaporkan kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Setelah menunggu sekitar 30 menit, warga tersebut merasa kecewa karena tak kunjung dilayani, sementara warga lain yang datang belakangan justru lebih dulu mendapat pelayanan.

Merasa diperlakukan tidak adil, warga tersebut memprotes, namun protes itu memicu adu mulut dengan salah satu petugas polisi.

Bukannya menenangkan situasi, petugas tersebut diduga mengeluarkan ancaman mengajak duel carok.

Rekaman Viral: Anggota Polisi Kok Malah Ajak Duel Carok?

Video yang diunggah sejak Rabu (18/12) itu menunjukkan perekam mengeluhkan pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sumenep Kota.

"Ini bagaimana? Anggota polisi kok malah ajak duel carok warga," kata sang perekam dengan nada geram.

Video tersebut langsung menyebar luas dan memicu perdebatan di dunia maya.

Yang lebih mengejutkan, menurut pengunggah video, atasan petugas yang terlibat justru diduga membela tindakan bawahannya, sehingga semakin menambah kemarahan publik.

Kritik Publik Memuncak, Polisi Masih Bungkam

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut.

Namun, masyarakat ramai-ramai mempertanyakan profesionalisme aparat kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan kepada publik.

Kasus ini menambah panjang daftar sorotan terhadap institusi kepolisian, yang sebelumnya juga mendapat kritik atas lambatnya penanganan kasus penganiayaan di Jakarta.

Publik kini menanti langkah tegas dan transparan dari pihak berwenang.

Akankah kasus ini menjadi pelajaran, atau justru menambah daftar panjang masalah yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian? *** 

 
Editor : I Putu Suyatra
#sumenep #carok #viral #Laporan #kehilangan #stnk #Polisi