Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pria Asal Klaten Babak Belur Dihajar Massa karena Diduga Curi Helm Pendaki, Polisi Turun Tangan

I Made Mertawan • Kamis, 10 April 2025 | 14:25 WIB
Seorang pria dikeroyok lantaran diduga mencuri helm pendaki Basecamp Cemorosewu di Ngancar, Plaosan, Senin (7/4/2025) sore.
Seorang pria dikeroyok lantaran diduga mencuri helm pendaki Basecamp Cemorosewu di Ngancar, Plaosan, Senin (7/4/2025) sore.

BALIEXPRESS.ID – Seorang pria asal Klaten, Jawa Tengah, babak belur dihajar massa usai tertangkap basah diduga mencuri helm milik pendaki di kawasan Basecamp Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan, Senin (7/4/2025) sore.

Aksi main hakim sendiri ini viral di media sosial usai dua video pendek yang merekam peristiwa tersebut beredar luas di Facebook.

Dalam salah satu video berdurasi 14 detik, terlihat pria tersebut tergeletak lemah di tanah dengan tubuh penuh luka akibat amukan warga.

Beberapa petugas kepolisian juga terlihat berada di lokasi untuk mengamankan situasi.

Di sekitar pelaku, tampak sepeda motor dan sejumlah barang bawaan yang diduga dirusak warga karena emosi.

Agim, seorang saksi mata yang juga merekam kejadian, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Ia menyebut, pria tersebut kepergok mengambil helm di area parkir Basecamp Cemorosewu.

“Pria itu ketahuan mencuri helm di area parkir Cemorosewu. Katanya sudah ada empat helm di rombong motornya,” ungkap Agim.

Kapolsek Plaosan AKP Joko Yuhono membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, usai diamankan, pelaku yang datang sendirian itu sempat dibawa ke puskesmas karena mengalami luka akibat pukulan warga.

“Setelah mediasi, barang dikembalikan dan kedua pihak sepakat berdamai. Kasus sudah selesai,” jelas Joko. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#pencurian #dihajar massa #magetan #pendaki