Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Detik-detik Tukang Bangunan Tersengat Listrik Hingga Tewas di Atap: Suara Ledakan Bikin Geger

Putu Mita Damayanti • Rabu, 7 Mei 2025 | 23:37 WIB
EVAKUASI: Evakuasi korban tersengat listrik di Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (7/5/2025).
EVAKUASI: Evakuasi korban tersengat listrik di Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (7/5/2025).

BALIEXPRESS.ID – Dusun Kerdu, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, mendadak gempar pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 07.30 WIB. 

Pasalnya, seorang pekerja bangunan bernama Wiyono (57), warga Klaten, meregang nyawa usai tersengat aliran listrik saat tengah merenovasi atap rumah burung sriti milik warga.

Tubuh Wiyono ditemukan dalam kondisi hangus terbakar dan tergeletak tak bernyawa di atas bangunan. 

Ledakan keras yang terdengar dari atap menjadi tanda awal musibah yang mengguncang hati rekan-rekan kerjanya.

“Saya dapat informasi langsung dari Pak Kadus, korban meninggal di tempat,” ungkap Kepala Desa Kerjo Lor, Laura Isabella, dengan nada sedih.

Menurut keterangan kepolisian, korban bersama empat rekannya tengah melakukan renovasi bangunan milik Agus Sukadi. 

Naas, ketika hendak naik ke atap, Wiyono tanpa sadar mendekati kabel listrik milik PLN yang melintang tepat di atas lokasi kerja.

“Diduga kuat korban tersengat listrik dari jaringan PLN. Tubuhnya langsung terpental dan gosong terbakar,” terang Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo.

Begitu mendengar ledakan, rekan-rekan Wiyono langsung memeriksa kondisi di atap dan menemukan korban dalam keadaan mengenaskan. 

Polisi bersama Tim Inafis segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memastikan penyebab kejadian.

Jenazah Wiyono dievakuasi ke rumah sakit dan hasil visum menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan. 

Saat ini, jasad korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk mengetahui kemungkinan adanya unsur kelalaian. 

Sementara itu, AKP Anom turut mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pekerja bangunan, agar lebih memperhatikan keselamatan kerja, terlebih saat berada di dekat instalasi listrik.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami minta masyarakat lebih waspada,” tegasnya.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat betapa nyawa bisa melayang hanya dalam hitungan detik jika lengah terhadap risiko di tempat kerja. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#suara ledakan #Tersengat #pekerja bangunan #tewas #listrik