Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diserbu Kecaman! Aksi Turis Asing Tunggangi Gajah Tuai Protes Warganet

Putu Ayu Aprilia Aryani • Sabtu, 28 Juni 2025 | 14:50 WIB

Aksi Turis Asing Tunggangi Gajah Tuai Protes Warganet
Aksi Turis Asing Tunggangi Gajah Tuai Protes Warganet

BALIEXPRESS.ID-Sebuah video viral yang menunjukkan seorang wanita turis asing menaiki seekor gajah menuai kecaman luas dari publik.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @balilivin pada Jumat, 27 Juni 2025.

Baca Juga: Kisah Sambeng Agung, Warisan Leluhur dari Canggu yang Dihidupkan Kembali di PKB 2025

Dalam unggahan tersebut, @balilivin menyuarakan penolakan terhadap aktivitas menunggangi gajah dengan menuliskan:

“Riding elephants supports an industry that starts with abuse and ends in lifelong captivity. If you truly love elephants, don’t ride them — their training involves fear, chains, and trauma. Choose ethical wildlife encounters.”

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:

“Menunggangi gajah mendukung industri yang dimulai dengan penyiksaan dan berakhir dengan penahanan seumur hidup. Jika Anda benar-benar mencintai gajah, jangan menungganginya — pelatihan mereka melibatkan rasa takut, rantai, dan trauma. Pilihlah pertemuan dengan satwa liar yang etis.” Tulisnya dikutip Sabtu, 28 Juni 2025.

Baca Juga: Penonton Tumpah Ruah! Ardha Candra Bergetar oleh Lomba Balaganjur PKB ke-47

Unggahan ini langsung viral dan hingga Sabtu, 28 Juni 2025, telah ditonton lebih dari 500 ribu kali.

Tidak hanya ramai diperbincangkan oleh publik, video ini juga memicu respons dari tokoh nasional. Senator DPD RI Ni Luh Djelantik ikut berkomentar:

“OMG, Get down please !!!!!!”

Sejumlah warga asing ikut mengecam tindakan sang turis karena dinilai merugikan hewan dan tidak etis. Berikut beberapa komentar mereka:

“It hurts for an elephant to lift such a heavy weight.” Ketik akun @poulina_teis

“Educate yourself and get off ffs … this is not an “elephant sanctuary” if they are allowing this.” Ketik akun @em.magro

Komentar-komentar ini menunjukkan bahwa komentar warganet asing yang sadar akan isu kesejahteraan satwa mengecam keras praktik wisata semacam itu.

Baca Juga: Topeng Sumenep, Ceritakan Gatot Kaca Palsu dan Mimpi dari Pulau Garam

Tidak hanya warga asing, warganet Indonesia juga banyak yang menanggapi secara kritis.

Mereka menyoroti dampak jangka panjang dari menunggangi gajah terhadap kesehatan hewan tersebut:

“Menunggangi gajah dapat membahayakan kesehatan gajah karena struktur punggung gajah tidak dirancang untuk menahan beban manusia, dan dapat menyebabkan cedera tulang belakang jangka panjang.” Ketik akun @imadepurbawisesa

“Jangan menunggang gajah... kasihan tulang belakangnya.” Tulis akun @chikrini72

“Lindungi Gajah tapi malah nyiksa gajah...” komentar akun @limman_dame

Meskipun video tersebut telah viral dan dibagikan ulang oleh banyak akun media sosial lainnya, hingga kini belum diketahui secara pasti kapan dan di mana lokasi kejadian itu berlangsung.

Namun, kejadian ini kembali membuka diskusi luas soal praktik wisata yang mengeksploitasi hewan dan pentingnya kesadaran wisatawan dalam memilih bentuk interaksi yang lebih etis dengan satwa liar.

 

Editor : Wiwin Meliana
#tunggangi gajah #kecaman #turis