Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral, Pengemudi Ojol Baku Hantam dengan Sopir Bus Gara-gara Klakson: Begini Kronologinya

Putu Mita Damayanti • Selasa, 8 Juli 2025 | 21:53 WIB
BAKU HANTAM: Baku hantam pengemudi ojol dengan sopir bus Transjakarta dilerai warga.
BAKU HANTAM: Baku hantam pengemudi ojol dengan sopir bus Transjakarta dilerai warga.

BALIEXPRESS.ID — Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi baku hantam  antara seorang pengemudi ojek online (ojol) dan sopir bus Transjakarta viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi di sekitar lampu merah Tomang, Jalan S. Parman, Jakarta Barat, dan sempat terekam oleh warga yang berada di lokasi.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lbj_jakarta, terlihat seorang pengemudi ojol dengan atribut lengkap memukul kepala seorang pria berbaju batik yang diketahui merupakan sopir bus Transjakarta.

Keributan sempat berlanjut meski warga sekitar berusaha melerai kedua belah pihak.

Situasi memanas kembali ketika sopir Transjakarta mendekati pengemudi ojol dan menendang sepeda motor milik ojol tersebut. 

Aksi balasan pun nyaris terjadi, namun berhasil dicegah oleh warga lain yang berada di tempat kejadian.

“Udah dong woi, lu jangan kayak gitu. Ntar diramein sekalian lu,” terdengar suara seorang warga yang berusaha menenangkan situasi dalam video.

Sopir Transjakarta yang merasa sebagai korban mengaku bahwa pengemudi ojol lebih dulu memulai pertikaian. “Dia yang salah! Dia yang salah, dia yang ngotot,” ujarnya dalam rekaman.

Pihak TransJakarta melalui Kepala Departemen Humas dan CSR, Ayu Wardhani, membenarkan bahwa insiden itu terjadi pada Jumat, 4 Juli 2025. 

Ia menjelaskan bahwa pertikaian bermula dari kesalahpahaman di jalan, ketika pengemudi ojol diduga tersinggung karena diklakson oleh bus.

"Driver ojol melakukan pemukulan karena merasa diklakson oleh pramudi," ujar Ayu pada Selasa (8/7).

Ayu juga menyebut bahwa sopir bus sempat berupaya mengambil kunci motor si ojol untuk mencegahnya kabur, namun upaya itu dihentikan oleh pengendara lain.

Saat ini, sopir Transjakarta yang menjadi korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palmerah. 

Kapolsek Palmerah, Kompol Eko Adi Setiawan, membenarkan bahwa laporan sudah diterima dan kasus akan ditangani sesuai prosedur hukum.

“Betul, korban sudah membuat laporan di Polsek Palmerah,” ucap Eko.

Pihak kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut dan memintai keterangan dari para saksi yang ada di lokasi kejadian. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#transjakarta #klakson #bus #baku hantam #ojol #sopir