BALIEXPRESS.ID – Seorang tukang renovasi bernama Didid Prayitno (39), warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, tewas secara tragis saat tengah mengerjakan proyek renovasi rumah di kawasan Perumahan Mutiara Garden, Dukuh Jayan, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, pada Senin pagi (4/8/2025).
Kapolsek Colomadu, AKP Juritno, menjelaskan, insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, ketika korban tengah memasang keramik di area tempat cuci pakaian yang berada di dekat kamar mandi rumah tersebut.
Korban diduga tengah menancapkan sebatang besi ke lantai menggunakan palu sebagai penanda garis bantu pemasangan keramik. Namun, tiba-tiba ia berteriak keras lalu jatuh tersungkur, dengan bagian mulutnya terbentur pompa air.
Rekan-rekan kerja korban yang berada di lokasi langsung panik dan segera mematikan aliran listrik. Mereka berusaha memberikan pertolongan semampunya, serta meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi tubuh korban.
Sayangnya, setelah dilakukan pengecekan, Didid telah dalam kondisi tidak bernyawa.
Setelah dilakukan penyelidikan awal, diketahui bahwa batang besi yang ditancapkan korban tanpa sengaja menyentuh pipa paralon di bawah lantai, yang ternyata di dalamnya terdapat kabel listrik aktif. Sengatan listrik diperkirakan menjalar melalui besi tersebut hingga mengenai tubuh korban.
Baca Juga: Tjok Surya Targetkan Ekonomi Klungkung Tumbuh Lewat Optimalisasi Potensi Daerah
"Korban tersengat aliran listrik dari kabel yang tertanam di bawah lantai dan tidak diketahui keberadaannya saat proses pemasangan," jelas AKP Juritno.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.
Jenazah Didid telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Baca Juga: Titiek Soeharto Tanggapi Pengibaran Bendera One Piece: Masalah Ecek-Ecek, Tak Perlu Berlebihan
Sebagai bentuk antisipasi, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pekerja bangunan untuk selalu memperhatikan potensi bahaya tersembunyi seperti kabel listrik saat bekerja, terutama ketika melakukan pekerjaan yang berisiko tinggi. (*)
Editor : Nyoman Suarna