BALIEXPRESS.ID- Rangkaian kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa pelajar di wilayah Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Dalam satu hari, dua pelajar tewas di lokasi berbeda setelah motor yang dikendarai terlibat insiden dengan kendaraan lain.
Peristiwa pertama terjadi pada Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Pemuda, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari.
MAP tewas di tempat akibat luka parah di kepala, sementara rekannya mengalami patah kaki dan dilarikan ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.
Kecelakaan serupa kembali terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB di Simpang Taman Lalu Lintas Mojosari.
Seorang siswa SMK meregang nyawa setelah bersenggolan dengan mobil sebelum akhirnya tertabrak pikap. Identitas korban masih dalam pendataan pihak kepolisian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Benny, membenarkan dua insiden maut yang melibatkan pelajar tersebut. “Ada dua siswa yang menjadi korban,” ujarnya singkat.
Catatan kecelakaan di Mojosari memang cukup memprihatinkan. Sebelumnya, pada Selasa (12/8/2025), ZD,16, pelajar SMK asal Mojoanyar, tewas setelah motornya disambar truk pengangkut ayam di kawasan Pungging.
Sementara sebulan sebelumnya, Kamis (18/7/2025), Rifai,69, dan cucunya, Charisa Azka Naura,17, juga tak terolong setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlindas truk wing boks di simpang tiga Taman Lalu Lintas, Mojosari.
Rangkaian kasus ini menjadi alarm keras bagi keselamatan lalu lintas, khususnya di jalur-jalur rawan kecelakaan di wilayah Mojosari. (*)
Editor : I Made Mertawan