BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan maut yang menimpa bus rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember di jalur Bromo, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9/2025), merenggut delapan korban jiwa.
Di antara korban meninggal, terdapat satu keluarga asal Jember yang terdiri dari Hendra Pratama, istrinya Wardatus Soleha, serta putri mereka Aiza Fahrani Agustin,7.
Kerabat korban, Taufik Hidayah, mengaku terkejut saat menerima kabar duka tersebut.
Diketahui, rombongan karyawan RSBS berangkat sejak Sabtu (13/9/2025) malam menuju wisata Gunung Bromo.
Hendra sendiri bekerja sebagai customer service di RSBS, sedangkan istrinya mengelola usaha konter ponsel di rumah.
Kecelakaan terjadi ketika bus pariwisata bernomor polisi P-7221-UG yang membawa 52 penumpang diduga mengalami rem blong di jalur menurun Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.
Bus menabrak pembatas jalan hingga menimbulkan korban jiwa. Jenazah Hendra beserta istri dan anaknya rencananya dimakamkan di Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, yang merupakan kampung halaman sang istri. (*)
Editor : I Made Mertawan