BALIEXPRESS.ID-Persaingan di dunia modifikasi motor di Bali kian sengit, menciptakan peta kekuatan baru antar pabrikan motor.
Jika sebelumnya Yamaha dengan varian NMax selalu mendominasi berbagai kontes modifikasi motor, kini tren tersebut mulai bergeser.
Pada ajang terbaru yang digelar oleh STT Candi Ulangun di Bedugul, Bali, Yamaha tampak kehilangan tajinya.
Semboyan "Semakin di Depan" justru terlihat memudar karena kurangnya inovasi baru dari peserta.
Para peserta modifikasi Yamaha cenderung monoton dalam bermain warna, meski menggunakan varian generasi baru.
Sebaliknya, Honda mencuri perhatian dengan pendekatan yang lebih variatif.
Peserta yang mengusung motor Honda tidak hanya memamerkan produk keluaran terbaru, tetapi juga menghidupkan kembali motor-motor lawas yang legendaris, seperti Honda CB 100, seri GL, hingga C70.
Kehadiran motor-motor klasik ini memberikan daya tarik tersendiri bagi para penggemar modifikasi.
Tak kalah menarik, Vespa matic memberikan kejutan dengan tampilan yang semakin atraktif.
Motor yang menjadi idola generasi muda ini menonjolkan kombinasi warna elegan dan kesan eksklusif.
Dengan warisan desain khas Vespa, motor yang telah berubah wujud dari keluaran awalnya ini berhasil mencuri perhatian pengunjung kontes.
Menurut Putu Hendrawan, salah satu juri pendamping dalam kontes tersebut, antusiasme para pecinta modifikasi motor di Bali terus meningkat.
“Dibandingkan dengan kontes sebelumnya, sambutan peserta dari berbagai kabupaten di Bali semakin tinggi. Bahkan hingga tengah malam masih ada yang mendaftar,” ujarnya.
Peningkatan jumlah peserta ini memberikan tantangan tersendiri bagi proses penjurian. Selain jumlah yang bertambah, kreativitas para peserta juga semakin beragam.
“Kami memiliki poin-poin penilaian yang jelas, sesuai dengan kelas yang diikuti oleh peserta,” tambah Hendrawan.
Ajang ini bukan hanya menjadi ruang kreativitas bagi para modifikator, tetapi juga menjadi panggung untuk menampilkan keberagaman budaya otomotif di Bali.
Dominasi merek kini tidak lagi menjadi jaminan, karena inovasi dan kreativitaslah yang menjadi kunci utama untuk mencuri perhatian juri dan penonton.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express