Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Profil Lengkap Yenny Wahid, Putri Gus Dur yang Santer Disebut Bakal Jadi Cawapres Anies

Suharnanto Bali Express • Minggu, 13 Agustus 2023 | 07:04 WIB
Yenny Wahid diisukan bakal jadi Cawapres Anies Baswedan.
Yenny Wahid diisukan bakal jadi Cawapres Anies Baswedan.

BALI EXPRESS-Sosok Yenny Wahid beberapa hari ini jadi perbincangan di berbagai media bakal menjadi Cawpres  Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.

Dihimpun dari berbagai sumber, Yenny Wahid terkenal aktif diberbagai bidang, mulai sosial kemasyarakatan, pendidikan hingga politik praktis.

Sejak memimpin The Wahid Institute paska wafat ayahandanya, KH Abdurrahman, kiprah Yenny Wahid kian diperhitungkan.

Dia tiada kenal lelah menjaga, mengawal, dan menyebarkan pemikiran ayahnya tentang demokrasi, pluralisme, dan toleransi.

Bukan itu saja, sebagai bagian dari keluarga besar Nahdhatul Ulama (NU) Yenny Wahid berusaha mewujudkan cita-cita Gus Dur membangun pemikiran Islam moderat.

Pemilik nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini sempat masuk di pemerintahan sebagai staff khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Keluar dari lingkungan istana, Yenny Wahid turut membidani lahirnya Partai Kembangkitan Bangsa (PKB). Di partai yang diinisatori para ulama-ulama NU inilsh, Yenny mulai terjun ke dunia politik.

Jabatan Sekjen PKB periode 2005-2010 ia pegang sampai akhirnya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memecatnya.

Lepas dari PKB, suami Dhofir Farisi—politisi Gerindra, kini pindah PSI ini lantas mendirikan partai sendiri, Partai Kedaulatan Bangsa (PKB) sekaligus sebagai ketua umumnya.

Tak lama kemudian, Yenny bergabung Partai Indonesia Baru (PIB) pimpinan Kartini Sjahrir yang kemudian melebur menjadi Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) dan Yenny menjadi ketua umumnya.

Dari sisi riwayat pendidikan, cukup menarik juga. Sebagai seorang anak kiyai, lahir besar dilingkungan pondok pesantren, namun Yenny tidak tercatat mondok sebagaimana umumnya putra/putri kiyai.

Apalagi, Yenny diketahui sebagai cicit ulama besar, KH Hasyim Ashari.

Putri kedua pasangan Abdurrahman Wahid dan Sinta Nuriyah yang lahir di Jombang, 29 Oktober 1974 ini malah masuk sekolah umum . Ia mempunyai seorang kakak, Alisa Wahid dan dua orang adik, Anita Wahid dan Inayah Wahid.

Setelah lulus SMA Negeri 28 Jakarta tahun 1992, dilanjutkan bidang studi komunikasi visual di Universitas Trisakti, Jakarta. 

Peraih gelar Master's in Public Administration dari Universitas Harvard, AS, sempat merasakan dunia jurnalis. Dia tercatat pernah menjadi koresponden The Sydney Morning Herald dan The Age (Melbourne) antara 1997 dan 1999. (*)

Editor : Suharnanto Bali Express
#Nahdhatul Ulama #Yenny #Anies #yenny wahid